Fakta berbicara:

Banyaknya orang Padang di Yogja membuat harga cabe
merah naik drastis.

Banyaknya orang Betawi di Kby Lama membuat harga
jengkol melonjak.

Banyaknya orang Sunda membuat harga daun muda
meningkat.




--- "M. Syahrazad Aminuddin"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bisa aja? Mau awet muda? Jadi Pengajar... karena
> sering bergaul dengan kalangan "daun muda" yaa...
> jadi awet muda .., enggak percaya coba aja ... yang
> jelas proses penuaan jadi diperlambat, gitu lho ...,
> Regards ...
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
> Riyanto
> Sent: Thursday, June 29, 2006 8:58 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ex-be2de] Pasangan Hidup -- Dan
> ...........
> 
> 
> 1-25 th       : pandangan hidup
> 25 - 40 th    : pegangan hidup
> 40 - 55 th    : perjuangan hidup
> > 55 th       : susah hidup
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of
> Winaldi Mustajab
> Sent: Wednesday, June 28, 2006 8:29 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [ex-be2de] Pasangan Hidup -- Dan
> ...........
> 
> 
> Ada Pasangan Hidup, Ada Pandangan Hidup, Ada pula
> Pegangan hidup.
> 
> 
> --- Prianto Tirto Prodjo
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > BAGUS DAN FILOSOFIS.  TKS
> > -----Original Message-----
> > From: [email protected]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of Edie
> > Rizliyanto
> > Sent: Tuesday, June 27, 2006 8:59 AM
> > To: [email protected]
> > Subject: [ex-be2de] Pasangan Hidup
> > 
> > 
> >  
> > Pasangan Hidup
> >  
> > Suatu waktu, ada seorang pedagang kaya yang 
> > mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang
> > keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan
> > yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik di
> antara
> > semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang
> > terbaik buat istri keempatnya ini. 
> >  
> > Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga.
> > Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu
> > berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada
> > semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir
> kalau
> > istrinya ini akan lari dengan pria yang lain. 
> >  
> > Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat
> > menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan
> > pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat
> masalah,
> > dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini.
> Dialah
> > tempat bergantung. Dia selalu menolong dan
> > mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang
> sulit.
> > 
> >  
> > Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah
> > pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa
> > perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dialah yang
> > merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang
> > suami. Akan tetapi, sang pedagang tak begitu
> > mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini
> begitu
> > sayang padanya, namun pedagang ini tak begitu
> > mempedulikannya. 
> >  
> > Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia
> > menyadari bahwa ia akan segera meninggal. Dia
> > meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata
> dalam
> > hati. 'Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun,
> > saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa
> > menyedihkan jika aku harus hidup sendiri.' Lalu,
> ia
> > meminta semua istrinya datang dan kemudian mulai
> > bertanya pada istri keempatnya.
> > 'Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun
> dan
> > perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan
> mati,
> > maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia
> terdiam.
> > 'Tentu saja tidak,' jawab istrinya yang keempat,
> dan
> > pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban
> > itu sangat menyakitkan hati sang saudagar.
> > Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan
> > mengiris-iris hatinya. 
> >  
> > Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri
> > ketiga. 'Akupun mencintaimu sepenuh hati dan saat
> > ini hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut
> denganku,
> > dan menemani akhir hayatku?'
> > Istrinya menjawab, Hidup begitu indah di sini. Aku
> > akan menikah lagi jika kau mati. Sang pedagang
> > begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai
> > merasa demam.  
> >  
> > Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. 'Aku selalu
> > berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan
> > kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali
> > pertolonganmu. Kalau aku mati, maukah kau ikut dan
> > mendampingiku?' Sang istri menjawab pelan.
> 'Maafkan
> > aku,' ujarnya 'Aku tak bisa menolongmu kali ini.
> Aku
> > hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja.
> > Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu.'
> > Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. 
> >  
> > Sang pedagang kini merasa putus asa. Tiba-tiba
> > terdengar sebuah suara.
> > 'Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut
> kemanapun
> > kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan
> > setia bersamamu'. Sang pedagang lalu menoleh ke
> > samping, dan mendapati istri pertamanya disana.
> Dia
> > tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang
> > yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang
> lalu
> > bergumam,'Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih
> baik
> > saat kumampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini,
> > istriku.'
> >  
> > Sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup
> > ini. Istri yang keempat adalah tubuh kita.
> > Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita
> > keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan
> > gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera
> > kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan
> > kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya. 
> >  
> > Istri yang ketiga adalah status sosial dan
> kekayaan.
> > Saat kita meninggal semuanya akan pergi kepada
> yang
> > lain. Mereka akan berpindah dan melupakan kita
> yang
> > pernah memilikinya. 
> >  
> > Sedangkan istri yang kedua adalah kerabat dan
> > teman-teman. Seberapapun dekat hubungan kita
> dengan
> > mereka, mereka tak akan bisa bersama kita
> selamanya.
> > Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita. 
> >  
> > Istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita.
> > Mungkin kita sering mengabaikan dan melupakannya
> > demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun
> > sebenarnya hanya jiwa dan amal kita sajalah yang
> > mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun
> > kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong
> kita
> > di akhirat kelak. Jadi selagi mampu perlakukanlah
> > jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai
> kita
> > menyesal belakangan .
> >  
> > ===
> >  
> >  
> > 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> 
>
************************************************************************
> Mantan BBD's mailing list
> * Post message : [email protected] 
> * Subscribe    : [EMAIL PROTECTED] 
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/qO4qlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

************************************************************************
Mantan BBD's mailing list
* Post message : [email protected] 
* Subscribe    : [EMAIL PROTECTED] 
* Unsubscribe  : [EMAIL PROTECTED] 
* List owner   : [EMAIL PROTECTED] 
* Mail Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
************************************************************************
Kunjungi Blog MANTAN BBD di http://mantan-bbd.blogspot.com
************************************************************************ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/estika/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke