Opo Pri, Happy Valentine? Ha... ha... Kon diapusi karo juragan bodas ae!!! Be My Valentine Today Kenapa kita harus menunggu momen hari Valentine? Lebih penting mana, menyatakan cinta di hari Valentine atau tiap hari sepanjang perjalanan hidup anda? Sekali dalam setahun atau 365 kali dalam setahun? Sebenarnya momen Valentine yang mendunia tanggal 14 Februari itu hanyalah momen untuk "industri cinta" yang beramai-ramai meningkatkan omzet produk mereka. Mulai dari coklat, bunga, sampai aksesoris yang serba pink, dipromosikan besar-besaran dengan harga yang lebih mahal daripada biasanya. Setangkai mawar seharga Rp. 2.500 bisa melonjak jadi Rp.10.000! 4 kali lipat dan laris maniiiis dibeli korban momen Valentine ;) Apakah anda termasuk salah satu korbannya? Atau... Anda termasuk salah satu pemain industri cinta yang memanfaatkan momen Valentine untuk bisnis anda :) ======================
On Thu, 2008-02-14 at 04:23 +0000, PRIANTO TIRTOPRODJO wrote: > Piye Bud, opo iki berlaku untuk TEH ? > > Happy " V " > > "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > NIKMATILAH KOPINYA, BUKAN CANGKIRNYA! > > Sekelompok alumni University California of Berkeley yang telah > mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi > professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera > terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan > dan kehidupan mereka. > Menawari tamu-tamunya kopi, profesor pergi ke dapur dan > kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai > jenis. Dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, > beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat > indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk > menuang sendiri kopinya. > Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, > profesor itu mengatakan: "Jika kalian perhatikan, semua > cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal > hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun normal bagi > kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, > tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress > yang kalian alami." > "Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi > kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan > dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita > minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, > bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil > cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang > lain." > "Sekarang perhatikan hal ini: Kehidupan bagai kopi, sedangkan > pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya. > Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. > Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga > mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, > karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk > menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita." > > Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya. Jadi > nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya. > Sadarilah jika kehidupan Anda itu lebih penting dibanding > pekerjaan Anda. Jika pekerjaan Anda membatasi diri Anda dan > mengendalikan hidup Anda, Anda menjadi orang yang mudah > diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan. > Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak > mengubah diri Anda sebagai manusia. Pastikan Anda membuat > tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan > Anda. > > So enjoy your day and work and keep make relationship with > others :) > ========= > Artikel ini kiriman dari seorang teman. > > Salam, > Boedi Dayono > my.ERP > Mulia Industry > Enterprise Resource Planning > > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger.yahoo.com > > > >
