Sahabat

Periksalah kembali persahabatan yang pernah Anda rajut. Apakah masih
terbentang di sana? Atau Anda telah melupakannya jauh sebelum ini?
Bekerja keras dan meniti karier bukan berarti memisahkan Anda dari
persahabatan. Beberapa orang mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu
berteman sepi, selalu mengerjakan apapun sendiri. Memang pohon yang
menjulang tinggi berdiri sendiri. Perdu yang rendah tumbuh
bersemak-semak. Apakah seperti itu hidup yang ingin Anda jalani?

Jangan kacaukan karier dengan kehidupan yang semestinya. Persahabatan
merupakan bagian dari hidup Anda. Binalah persahabatan. Anda akan
merasakan betapa kayanya hidup Anda. Berbagi kesedihan pada sahabat,
mengurangi kesedihan itu, dan berbagi kebahagiaan dengan sahabat,
melipatgandakan kebahagiaan itu. 

Orang bijak berkata bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang
berbeda. Sahabat terdekat Anda adalah keluarga Anda. Mungkin, itulah
mengapa bersahabat dapat meringankan beban Anda, karena di dalam
persahabatan tidak ada perhitungan. Di sana Anda belajar menghindari
hal-hal yang tidak Anda setujui, dan senantiasa mencari hal-hal yang
Anda sepakati. Itu juga mengapa persahabatan adalah kekuatan.
Ada pepatah mengatakan, "Manusia yang paling lemah adalah orang yang
tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang
yang mendapatkan banyak teman tapi malah menyia-nyiakannya..."

Salam,
Boedi Dayono
my.ERP
Mulia Industry
Enterprise Resource Planning


Kirim email ke