Tips Sahur yang Sehat


1.  Konsumsilah makanan yang dicerna dalam jangka waktu lama
dibandingkan mengonsumsi makanan yang cepat dicerna. Makanan yang
dicerna dalam jangka waktu lama atau sekitar 8 jam pencernaan
diantaranya adalah karbohidrat kompleks (gandum, beras merah). Sedangkan
makanan yang cepat dicerna (3-4 jam) dan sebaiknya dihindari adalah
makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat sederhana.

2.  Perbanyak makan sayuran karena sayuran mengandung serat yang cukup
lama dicerna sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama

3.  Tingkatkan asupan cairan dalam jumlah cukup (3-4 gelas air)

4.  Jangan minum minuman yang mengandung kafein karena bersifat diuretik
(meningkatkan pengeluaran cairan dari dalam tubuh) dan dapat menimbulkan
keluhan sakit kepala akibat dari efek adiksi.

5.  Konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin dan mineral.
Namun buah yang sifatnya diuretic seperti semangka, tomat, mentimun,
selada, wortel dan selada air sebaiknya dihindari selama puasa, karena
membuat cairan tubuh terus menerus keluar.

6.  Hindari makanan yang digoreng (deep fried) karena dapat menimbulkan
keluhan kesehatan seperti mual, heart burn, kembung, dan peningkatan
berat badan

7.  Konsumsilah makanan dan minuman dalam jumlah cukup dan seimbang




Kendalikan Diri Anda Saat Berbuka Puasa



1.  Segerakanlah berbuka puasa jika sudah tiba waktunya

2.  Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan makanan yang memiliki kadar
gula (glukosa) alami untuk pemulihan energi di dalam tubuh, seperti
kurma dan jus buah. Jus buah yang tidak asam dan tidak berasal dari suhu
yang dingin dapat merupakan alternatif minuman berbuka yang sehat karena
dapat mengembalikan kadar gula darah ke kadar normal

3.  Makanan yang terlalu banyak mengandung gula tambahan seperti kolak,
biji salak, es buah, dan sebagainya, kurang baik untuk dikonsumsi.
Karena akan membuat anda cepat merasa lelah atau mengantuk.

4.  Makanlah secara perlahan-lahan, bertahap, dan kunyahlah dengan
sempurna untuk membantu pencernaan tubuh menyesuaikan diri setelah
berpuasa seharian

5.  Jangan menyantap hidangan berbuka terlalu banyak, istirahatkan perut
Anda setelah berbuka dengan menunaikan ibadah shalat terlebih dahulu
baru kemudian menyantap hidangan utama

6.  Untuk makan malam, konsumsilah makanan yang sehat dengan komposisi
seimbang antara karbohidrat kompleks (nasi merah, pasta, roti gandum),
protein (ayam, ikan, kacang-kacangan), serat (sayuran), lemak, vitamin,
dan mineral

7.  Konsumsilah cairan dalam jumlah cukup (1,5-2 L/hari) dari waktu
berbuka hingga waktu sahur untuk menghindari kondisi dehidrasi
(kekurangan cairan)

8.  Jangan jadikan berbuka puasa merupakan ajang balas dendam dengan
mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya. Konsumsi berlebihan dan makan
makanan dengan kadar lemak tinggi justru dapat menyebabkan gangguan
kesehatan seperti kembung, konstipasi (sulit BAB), heart burn, nyeri
perut, dan gangguan pencernaan lainnya

Kirim email ke