Boed,
kisah  ini mengingatkan  saya  akan  semboyan " From Zero to Hero "
Salam  sukses,
Tosman





________________________________
From: Boedi Dayono <[email protected]>
To: Undisclosed Recipient <[email protected]>
Sent: Thu, April 29, 2010 7:44:21 AM
Subject: [exbe2de] TEBING BUNGA LILY

  
TEBING BUNGA LILY 
by Andrie Wongso

Dikisahkan, di tepian tebing yang terjal, tumbuhlah setangkai tunas bunga lily. 
Saat tunas bunga lily mulai bertumbuh, dia tampak seperti sebatang rumput 
biasa. Tetapi, dia mempunyai keyakinan yang kuat, bahwa kelak dia pasti akan 
tumbuh menjadi sekuntum bunga lily yang indah. 
Rumput-rumput liar di sekitarnya mengejek dan mentertawakannya. Burung-burung 
dan serangga pun menasihatinya agar tunas lily jangan bermimpi menjadi bunga. 
Mereka pun berkata, "Hai tunas muda, sekalipun kamu bisa mekar menjadi kuntum 
bunga lily yang cantik, tetapi lihatlah sekitarmu. Di tebing yang terpencil 
ini, biarpun secantik apa pun dirimu kelak, tidak ada orang yang akan datang 
melihat dan menikmati keindahanmu." 

Diejek seperti itu, tunas bunga lily tetap diam dan semakin rajin menyerap air 
dan sinar matahari agar akar dan batangnya bertumbuh kuat. Akhirnya, suatu pagi 
di musim semi, saatnya kuncup pertama pun mulai bertumbuh. Bunga lily merasa 
senang sekali. Usaha dan kerja kerasnya tidak sia-sia. Hal itu menambah 
keyakinan dan kepercayaan dirinya.  Dia berkata kepada dirinya sendiri, "Aku 
akan mekar menjadi sekuntum bunga lily yang indah. Kewajibanku sebagai bunga 
adalah mekar dan berbunga. Tidak peduli apakah ada orang yang akan melihat atau 
menikmati keberadaanku. Aku tetap harus mekar dan berbunga sesuai dengan 
identitasku sebagai bunga lily."  

Hari demi hari, waktu terus berjalan. Akhirnya, kuncup bunga lily pun mekar 
berkembang-tampak indah dan putih warnanya. Saat itulah, rumput liar, 
burung-burung, dan serangga tidak berani lagi mengejek dan menertawakan si 
bunga lily. 

Bunga lily pun tetap rajin memperkuat akar dan bertumbuh terus. Dari satu 
kuntum menjadi dua kuntum, berkembang lagi, terus dan terus berkembang, semakin 
banyak. Sehingga jika dilihat dari kejauhan, tebing pun seolah diselimuti oleh 
hamparan putih bunga-bunga lily yang indah. Orang-orang dari kota maupun desa, 
mulai berdatangan untuk menikmati keindahan permadani putih bunga lily. Dan 
tempat itu pun kemudian terkenal dengan sebutan "Tebing Bunga Lily."   

Para pembaca yang berbahagia,

Cerita semangat bunga lily ini menginspirasikan kepada kita, saat kita 
mempunyai impian, ide, keinginan, atau apapun yang menjadi keyakinan kita untuk 
diwujudkan, jangan peduli ejekan orang lain! Jangan takut diremehkan oleh orang 
lain! Tidak perlu menanggapi semua itu dengan emosi, apalagi membenci. Justru 
sebaliknya, tetaplah yakin dan berjuang dengan segenap kemampuan yang kita 
miliki. Buktikan semua mimpi bisa menjadi nyata.  

Hanya dengan bukti keberhasilan yang mampu kita ciptakan, maka identitas kita, 
jati diri kita, lambat atau cepat pasti akan diakui dan diterima; selaras 
dengan pepatah yang menyatakan: "A great pleasure in life is doing what people 
say, you cannot do." Kepuasan terbesar dalam hidup ini adalah mampu melakukan 
apa yang dikatakan orang lain tidak dapat kita lakukan.     

Salam sukses luar biasa!


CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the 
individual or entity to whom it is addressed and contains information that is 
privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the 
intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this 
communication. If you have received this communication in error, please notify 
us immediately by return email and delete the original message. 
 


      

Kirim email ke