Pekerjaan oh pekerjaan....

Marx mengatakan bahwasanya permasalahan yang akan dihadapi oleh manusia dalam 
kaitannya dengan pekerjaan yang dikelola oleh sistem kapitalisme adalah 
keterasingan si manusia tersebut dari pekerjaannya sendiri, dia sudah tidak 
mengenal lagi dengan baik apa yang dia kerjakan, untuk apa ia mengerjakan itu, 
dan yang paling fatal adalah dia sudah tidak bisa lagi menikmati apa yang dia 
kerjakan, baik itu sebagai minat atau bakat sehingga dia bisa mengembangkan 
pikiran dan intuisi-nya ketika sedang menjalankan pekerjaan tersebut. Dengan 
kata lain, manusia semakin lari dari apa yang dia ciptakan, karena memang apa 
yang dia ciptakan bukan lagi miliknya. Semua manusia pada dasarnya ingin lari 
dari jenis pekerjaan seperti ini, namun tidak bisa! karena dia membutuhkan uang 
sebagai upah dari nilai yang ia ciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Apa yang Marx dulu bilang sebagai gejala, kini menurut saya sudah menjadi 
realitas yang menggurita, mencengkram siapa saja. Anda boleh memilih Jurusan 
pendidikan sesuai dengan minat dan bakat anda (itupun kalau anda atau orang tua 
anda punya uang), akan tetapi anda tidak bisa semudah memilih jurusan 
pendidikan ketika anda akan mulai bekerja, kecuali anda adalah pemilik alat 
produksi selain buruh, maka anda-lah yang sebaliknya bisa menentukan pekerjaan 
apa yang harus dikerjakan oleh buruh anda. Akibatnya adalah seringkali 
pekerjaan/profesi atau apa yang kita ciptakan, bukanlah sesuatu yang kita pilih 
dan bisa kita nikmati sebagai sebuah karya.

Bagaimana kita harus mengurai persoalan ini? 

Lanjutin ya temen2, saya bingung...







       
____________________________________________________________________________________
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out. 
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545433

Kirim email ke