Tuhan, Engkau menyelami dan mengenal saya,
Engkau tahu, bila saya duduk atau berdiri;
dari jauh Engkau mengerti pikiran saya.

Engkau tahu, bila saya berjalan atau berbaring;
segala tingkah laku saya Kau maklumi.

Sebelum saya sempat mengucapkan sepatah kata pun.
Engkau sudah tahu semuanya, Ya Tuhan.
Engkau melingkungi saya dari muka dan dari belakang,
Engkau menaruh tangan-Mu di atas saya...

Kalau pun saya naik ke langit,
Engkau ada di sana.
Kalaupun saya turun ke alam maut,
di situpun Engkau ada.

Kalau pun saya terbang jauh dari timur
dan mendarat di ujung barat,
di sana pun lengan tangan Mu menuntun saya,
dan tangan-Mu memegang saya .......

Jangan menangis, sesungguhnya engkau tidak pernah sendiri .....

  [Comp image : sky0204 : Big white cumulus clouds in a sunny blue sky]






--- In [email protected], as as <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ketka keramaian bukanlah teman menyapa
> Dan muka-muka tengadah hanyalah kumpulan gambar-gambar belaka
> Celoteh riangkah terdengar tetapi telinga tak menyimpan makna
> Hati hanya bertanya di mana dia
> Mana yang mengusap jiwa tanpa daya
> Kemana tangan akan memeluk kemana wajah sendu mencari sangga
> Pandangan hanya menembus kaca tak jelas kan hinggap ke mana
> O, di pipiku membanjir air mata mengalir tanpa menyentuh telaga
> O, dimana dikau pengisi hampa dada
> O, gunungku mana kuusap dirimu, kaukah dia ?
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user
panel and lay it on us.
>


Kirim email ke