Cendana Dukung Foke *KOTA, WARTA KOTA - *Keluarga Cendana ikut berkepentingan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI 2007. Dari sebuah sumber yang cukup dipercaya, pihak Cendana memberi suport ke Fauzi Bowo untuk maju mencalonkan diri. Sumber itu menyebutkan, selain Cendana, Ketua Umum Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) R Hartono juga mendorong Fauzi Bowo untuk maju dalam pemilihan gubernur DKI Agustus mendatang.
Ketika dikonfirmasi, Hartono membenarkan. Kata dia, PKPB akan mensuport pencalonan Fauzi Bowo. "Kalau kita bicara soal pemimpin daerah yakni bagaimana kedekatannya dengan rakyat, Fauzi sangat memperhatikan hal-hal seperti itu," kata Hartono, Kamis (1/3). Hartono mengatakan, pihaknya sudah menentukan sikap sejak sebulan lalu. "Dia itu sudah lama berkecimpung di birokrat. Kalau gak salah sudah 30 tahun, latar belakang pendidikannya sangat mendukung. Saya sangat dekat dengan beliau," katanya. Menurut Hartono, sebelum memutuskan untuk memberi dukungan pada Fauzi, ada tujuh calon yang kita seleksi. Namun di DPP nampaknya Fauzi Bowo yang dinilai paling cocok menjadi Gubernur DKI Jakarta," tegas Hartono. Pihaknya, lanjut Hartono, sudah memberikan surat resmi dukungan kepada Fauzi Bowo. "Dan mudah-mudahan itu menjadi kekuatan dirinya menuju kursi gubernur," katanya. Mengenai wakil gubernur, PKPB menyerahkan sepenuhnya kepada Fauzi Bowo, apakah dari sipil atau militer. "Tapi saya sarankan kepada Fauzi bahwa wagub DKI mendatang tetap harus tahu seluk-beluk dan permasalahan ibu kota," katanya. Saat ditanya apakah ada rencana PKPB berkoalisi dengan partai lain agar dapat menambah perolehan suara saat pilkada Agustus mendatang, Hartono mengatakan, itu menjadi tugas tim sukses Fauzi Bowo. "Waktu saya ke rumahnya, saya pesankan kepada Fauzi kalau memang sekarang Jakarta sudah dianggap sukses namun ke depan lebih memperhatikan rakyat. Ini kota metropolitan, kalau pembangunan yang dilakukan itu banyak merugikan rakyat kecil itu berarti pembangunan yang gagal," imbuhnya. Sementara itu, Agum Gumelar membatalkan rencananya ikut serta dalam konvensi pemilihan kandidat calon gubernur (cagub) yang digelar Partai Golkar. "Saya nggak akan menggembalikan formulir, saya nggak mau ikut konvensi. Golkar DKI sudah memutuskan mendukung Fauzi Bowo, kalau saya ikut juga percuma," ujar Agum kepada wartawan usai berbicara dalam diskusi publik di Kampus Universitas Indonesia, Jalan Salembaraya, Kamis (1/3). Menurut mantan Ketua KONI itu, semula dia memang berencana mengikuti konvensi tersebut, dan meminta salah seorang stafnya untuk mengambil formulir pendaftaran. Akan tetapi, setelah melalui berbagai pertimbangan mantan Menteri Perhubungan itu membatalkan. "Kalau saya masuk malah nggak bagus buat Golkar. Nanti bisa muncul konflik internal di tubuh Golkar," ujar Agum. (dra) *Sumber: *Warta Kota [Non-text portions of this message have been removed]
