Tak usah kuatir, Boss. Tak ada yang personal. Kalo saya bilang Anda itu konsultan, itu kan bukan personal. Wong nggak menyinggung fisik, keluarga, keturunan, atau kepercayaan Anda. Konsultan itu profesi, dan kategorinya profesional, bukan personal. jadi, jangan bawa-bawa perdebatan ini masuk ke ranah personal ah. Tetap saja fokus ke soal jam kerja dan gaji guru, serta tanggung jawab Diknas (pejabat maupun konsultannya) untuk membenahi karut-marut di kedua area itu. Anda sudah tak habis-habisnya nyentil yang di atas? Belum pernah dengar tuh? Ada toh artikelnya? Bagi dong... manneke
satriadharma2002 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: --- In [email protected], Manneke Budiman wrote: Sementara Pak Satria lebih suka tutup mata terhadap soal politis itu, dan terus mencecar guru dengan tudingan kerja "part-time" gaji "full- time." Nggak mampu nyentil yang di atas, yang di bawah yang diinjak- injak. Ini memalukan, khususnya karena datang dari seorang konsultan Diknas. Pak Manneke, saya bukan konsultan Depdiknas. Maunya sih begitu tapi apa daya kualifikasi tak sampai. :-) Saya cuma konsultan partikelir aja. Soal nyentil yang diatas sih udah nggak habis-habis. Tapi saya nggak pernah lho 'nginjak-injak' yang dibawah. Kan saya sendiri guru! Please jangan jadi personal dong. :-) Salam Satria http://satriadharma.wordpress.com/ --------------------------------- Copy addresses and emails from any email account to Yahoo! Mail - quick, easy and free. Do it now... [Non-text portions of this message have been removed]
