Yang saya lihat ditempat dimana saya tinggal, dengan adanya kabinet demisioner
dan sudah terbentuknya kabinet misioner dengan menteri2 baru, menteri lama sih
biasa2 aja jadi rakyat lagi dan mundur dengan serah terima jabatan kepada
menteri baru. Dan mantan2 menteri ini yang tadinya punya fasilitas mobil dan
driver, semua diserahkan kepada menteri yang baru dilantik. Tidak ada tuh minta
di-istimewakan sampai2 barang2 milik pribadi dikantornyapun di packing sendiri
tanpa bantuan bekas sekretarisnya. Pulanglah dia dengan kendaraan pribadi yang
mana tadinya di supirin dan dibukain pintu mobil selama menjabat menteri. Kapan
yah mantan2 menteri kita begitu, sudah bukan menteri masih mau menganggap
dirinya istimewa dan diladeni sebagai VVIP. Mau memecat menteri yang jelas
berbuat salah saja susaaaaaah setengah mati. Itulah politik. Belum lagi mantan
pembunuh yang dibebaskan sekarang berkeliaran kasak kusuk mau merusak mental
para pejabat yang memang sudah setengah rusak dengan
memakai rekening pemerintah untuk kepentingan pribadi. Ini benar2 pemerintah
BBM. Bagaimana SBY mau menindak sipembunuh, soalnya siapa dulu seniornya SBY
yang kebal hukum.
Salam prihatiiiiin banget
BS
Imron <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maklum aja lah. tahun ini kan jabatan Sutiyomso akan berakhir. Jadi
dia
mencoba semua kenikmatan dan fasilitas yang masih tersisa.
Saya jadi ingat dengan As HIkam waktu menjabat Menristek era Gus Dur. Merasa
jadi Menristek, dia nggak mau kalahj dengan Habibie. Maka kemana2, kalau
inspeksi As HIkam selalu menggunakan helikopter terutama kalau adakan
peninjauan ke luar kota.
Itu yang namanya Aji Mumpung. So....,maklum aja deh. Sebentar lagi kan Bang
Yos bakal jadi rakyat juga. Tapi tetap aja rakyat yang elite, karena dia
udah dapat duit banyak dari 2 periode menjabat gubernur. Selam mempersiapkan
diri Bang Yos. NIkmatilah kekayaan anda.
Salam
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.
[Non-text portions of this message have been removed]