Mbak Yuningsih,
   
  Saya ikut prihatin akan kesulitan anda dalam mendapatkan transportasi yang 
teratur, dan ditempat dimana semestinya bis-bis tersebut berhenti. Tetapi 
kenyataan nya malah sebaliknya, terminal yang se yogyanya untuk bis-bis 
nge"tem" (dari kata "time"=waktu. Seperti orang-orang Indonesia mengatakan 
"sign" untuk lampu mobil menjadi "lampu sen".Yang dalam bhs. Inggris yang benar 
adalah "indicator"), ternyata malahan akan dipakai untuk mal yang baru. Berapa 
mal-mal lagi sich Jakarta ini memerlukan? Bukankah mal-mal yang ada sudah 
terlalu banyak? Ditambah lagi dengan "Carrefour"; "Giant" dan tempat 
perbelanjaan lain-nya, saya rasa sudah cukup, bukan?
   
  Semoga anda akan tetap bersemangat untuk pergi kuliah walaupun transport 
kurang memadai. Kali harus beli Harley Davidson, ya mbak? Biar dikawal polisi 
sendiri ke kampus. Dan rumah-rumah pemilik HD ini gak akan digusur untuk 
pembangunan mal-mal, lho?!
   
  Salam,
  Yuli

yuningsih_88 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          saya punya pengalaman tadi pagi ketika mau berangkat kuliah, saya 
naik 
bus dari cililitan. saya bingung harus naik dari mana, soalnya terminal 
cililitan ditutup karena mau dibuat mall baru, tepatnya PGC 2. saya 
menunggu bus di ex terminal itu, tapi polisi nyuruh supir busnya maju 
kedepan lagi, kedepan lagi, terus kedepan sampai saya nggak tahu busnya 
berhenti dimana. akhirnya saya ketinggalan bus.
saya benar2 bingung, kenapa sih koq terminalnya di non-aktifkan alias 
ditutup untuk sekedar dijadikan mall? lalu kami para pengguna angkutan 
umum harus naik-turun dimana? dijalankah atau dihalte? kalau dijalan 
mggak mungkin kan pak polisi jagain jalannya kalo pagi, lagian jalan 
memang bukan tempat naik turun penumpang. kalau dihalte, busnya cuma 
sebentar barhenti di halte.
fungsinya terminal sebetulnya apa sih? kalo yang saya tahu, ya tempat 
bus atau transportasi publik lainnya ngetem(saya ga tahu bahasa lainnya 
ngetem) nungguin penumpang. jadi fungsinya terminal memang penting, 
tapi koq ditutup ya, buat dijadiin mall? 
saya rasa banyak terminal yang ditutup untuk hanya dijadiin mall atau 
pasar atau kepentingan ekonomi tertentu.
nggak cuman cililitan...



         

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke