Setuju Pak Wal..
untuk point no. 1...
di daerah rumah saya di ciputat....
di pasarnya itu tukang ojek bergerombol..
sampe2 mobil sendiri susah untuk maju..
kalau kena senggol yang ada mereka marah2...

belum lagi, setiap turun angkot mereka langsung memajukan motornya 
menghalangi jalan kita..
hanya agar kita mau naik ojeknya...padahal gak hanya ojek yg ada di situ..
belum lagi cara mereka memanggil2 yang bikin kuping panas...
ditambah dengan kadang2 mereka suka seenaknya kasih harga..
atau memakai jalan yang tidak semestinya.. (melawan arus..)


"walsuparmo" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
03/09/2007 02:05 PM
Please respond to
[email protected]
Re: Ada apa dengan OJEK?


Salam, 

OJEK adalah buah simalakama.
Ojek BUKAN kendaraan umum dan hanya bersifat DARURAT karena 
menyangkut kebutuhan transport bagi masyarakat dan soal PERUT untuk 
rakyat. Tetapi TIDAK bisa terlalu LAMA dan harus segera diadakan 
PEMECAHANNYA(sudah hampir 10 tahun).
1) Ojek mengganggu lalulintas karena bergerombol di-mana2 
mempersempit jalan.
2)Mulai terjadi keluhan dalam masyarakat karena ISTRi atau ANAK 
PEREMPUAN punya FAVORIT tukang ojeknya dan sekarang mulai tampak 
segi negatifnya karena tukang ojek bersama penumpangnya mulai MAMPIR 
di hotel transit atau semacam itu.Keluhan juga disampaikan oleh 
ISTRI tukang ojek.

Wasalam,
Wal Suparmo 

Kirim email ke