Menguasai beberapa bahasa memang ada enaknya. Saat ini saya bekerja di sebuah NGo dari Amerika Serikat di Aceh. Staff-staffnya terdiri dari internasional yang berasal dari Amerika Serikat, Australia, Jerman, India, BraZil, dan Philipina, staff nasional yang berasal dari berbagai daerah dan staf lokal yang orang aceh. Mungkin ada sepuluh jenis bahasa yang saya dengarkan setiap hari.
Sementara saya sendiri berbahasa inggris, indonesia, batak dan sunda. di kantor semua bahasa tersebut terpakai. Dan yang mengerti bahasa batak dan sunda hanya beberapa orang saja. Saya akan memakai bahasa tersebut masing-masing dan kadang juga bercampur-campur. sayan usahakan dengan teman2 batak menggunakan bahasa batak dan temen yang dari jabar menggunakan bahasa sunda. tapi sialnya, sudah 14 bulan di banda aceh baru tau sangat sedikit bahasa aceh. sangat disayangkan. karena tidak dipelajari dengan seksama. memang dulu diawal yang kedengaran adalah seperti noise, tapi sekarang udah tau beberapa kata. mengetahui dan memahami lebih banyak bahasa memang sangat indah. On 3/13/07, JG <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya rasa siapapun yang pernah mencoba belajar bahasa Mandarin pasti > akan setuju jika bahasa Mandarin jauh lebih sulit dari bahasa Inggris. > Terlebih lagi mengingat kta harus menghafal sedikitnya 5ribu kata untuk > dapat menggunakan bahasa mandarin secara umum. > > Saya juga sempat mencoba belajar, namun nampaknya sulit sekali karena > keterbatasan waktu juga seperti yang Caroline katakan, jika baru mulai > belajar saat kita sudah besar, maka akan lebih sulit untuk menguasainya.. > Tapi semoga hal tersebut tidak menurunkan semangat untuk tetap belajar.. > > Kind Regards, > > Jc
