Bung Liman, Kasus bailout Bank Century jadinya kok berkembang kearah yang makin membingungkan ya??? Pernyataan Presiden SBY bahwa kebijakan bailout tersebut tanpa seijin atau minimal sepengetahuan Presiden SBY, telah merubah asumsi masyarakat selama ini bahwa Presiden SBY dan Partai Demokrat mendukung penuh kebijakan bailout tersebut. Sebelumnya JK yang waktu itu menjabat Wakil Presiden dan sebagai Presiden adinterim (karena SBY sedang berada di Luar Negri), juga menyatakan tidak tahu menahu soal bailout Bank Century. Bila dimintai persetujuan, JK menyatakan pasti akan menolaknya. Yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah: Bila betul alasan ada resiko sistemik bila Bank Century tidak di bailout, mengapa proses bailout dilakukan tanpa persetujuan Pimpinan Nasional??? Apakah ini berarti Sri Mulyani dan Boediono telah bertindak lancang karena berani mengambil kebijakan yang sangat strategis tanpa berkonsultasi dengan Pimpinan Nasional??? Anehnya, ketika ada saran dari anggota Pansus agar Sri Mulyani dan Boediono sementara Non Aktif selama pemeriksaan berlangsung, eeeh SBY dan Partai Demokrat menuduh bahwa para pengusul yang berasal dari Partai Koalisi PD sebagai pengkhianat. Lha ada apa ini??? Katanya Sri Mulyani dan Boediono telah melakukan pelanggaran karena sampai hari ini Presiden SBY dan Partai Demokrat tidak pernah menyatakan dukungannya atas kebijakan bailout tersebut. Yang ngotot membela kebijakan bailout hanyalah para Pendukung SBY, tapi tidak termasuk Partai Demokrat. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Ming, 27/12/09, liman PAP <[email protected]> menulis: Dari: liman PAP <[email protected]> Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RE: Jawaban Wapres Boediono, theoritical, generalization in nature and full of speculations! Tanggal: Minggu, 27 Desember, 2009, 11:30 AM Salam, Setuju Pak Wal. Penyelamatan ekonomi negara dari krisis global berdampak sistemik sudah benar dan on-track. Jika dana bail-out disalah gunakan, pidana kepada yang menyalah-gunakan. Bukan pengambil kebijakan untuk menyelamatkan ekonomi melalui bail-out, yang kebetulan terhadap Century. Pemilu tidak sah, tidak perlu diulang. Pemenang NO.2 bisa langsung menggantikan tho? Salam Bijaksana, Liman
