Data kiriman Pak KK menjelaskan status dan definisi profesor riset ini dengan 
sejumlah argumen dan contohnya. Jadi, kesimpulannya memang di dunia ini ada 
yang disebut profesor riset. Definisi dan prosedurnya beda-beda dari satu 
tempat ke tempat lain, tapi intinya ada. Untuk Pak KK dan Pak Seto, terima 
kasih atas infonya. Juga untuk tambahan info tentang Malaysia dari Bu Reni.
   
  Semoga dengan hadirnya profesor riset, LIPI makin berkibar. 
   
  manneke

Tri Handoko Seto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  profesor di indonesia itu pan jabatan fungsional. diperoleh setelah 
mengumpulkan "kum" baik dari mengajar, riset (paper ilmiah), hadir di seminar2, 
dll. kalau proses mencarinay sih sama aja antara di di PT dan lembaga riset. 
intinya nyari kum sesuai aturan yang berlaku. di PT ada syarat minimal 
mengajar, sedangkan di lembaga riset tidak ada. tetapi di lembaga riset juga 
ada kum yang diperoleh dg cara mengajar, atau menjadi pembimbing. setelah 
jumlah kumnya mentok (seribu sekian) maka yg di PT mendapat gelar (jabatan 
fungsional) profesor. tapi kalau di lembaga riset mendapatkan jabatan 
fungsional APU. nah, setelah golonagnnya 4e, maka dia akan dikukuhkan sebagai 
profesor riset. kira2 begitu. 

sedangkan di luar negeri, sistemnya beda2. di jepang misalnya, profesor itu 
adalah jabatan struktural yaitu sebagai kepala laboratorium. penilaiannya tidak 
berdasarkan angka kredit, tetapi ketika dia diangkat sbg kepala lab maka 
otomatis gelarnya profesor. di bawah profesor ada asociate profesor. 

----- Original Message ----
From: Kancono W Abdurrasyid 
To: [email protected]
Sent: Thursday, March 15, 2007 6:23:20 AM
Subject: Balasan: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Profesor riset (was:Jam Kerja Guru)



mungkin pengetahuan saya masih tertinggal, mohon maaf, sepengetahuan saya, 
antara "profesor" dan "profesor riset" itu hanya penjelasan sahaja, yang 
profesor, mungkin didapat karena lebih banyak mengumpulkan "kum" pada 
pengajaran dan penunjang daripada "kum" penelitian-nya, sedang profesor riset, 
diperoleh karena lebih banyak memiliki "kum" dari riset. 



Penjelasan lebih jauh di dalam buku "Himpunan Ketentuan-ketentuan Pembinaan 
Karir Tenaga Pengajar PT di Indonesia (2001)" pun tiada.... 



Di tempat kerja penelitian saya dulu (CNRS semacam LIPI di Indon), memang ada 
seorang dosen yang mendapat jabatan profesor dari mengajar saja dan riset 
ataupun publikasi ilmiahnya sangat minim (bagaimana penilaiannya, tak tahu). 



kcn,-

http://www.umt. edu.my 


                
---------------------------------
 The all-new Yahoo! Mail goes wherever you go - free your email address from 
your Internet provider.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke