untuk menyeimbang-kan sebuah tanggapan dan presepsi terhadap sebuah berita baik 
yang ada dalam sejarah, dan berita2 saat ini serta yang akan datang, maka dari 
kami pencinta 'conspiracy teory" menganggap perlu untuk menghadirkan lebih 
banyak berita2 conspirasi.
   
  secara sederhana konspirasi artinya "mungkin benar mungkin salah". 
  berita konspirasi seperti politik sayap tengah atau tengah sayap, fungsinya 
adalah untuk menyeimbangkan pandangan2 pemahaman2 yang di percayai dan di akui 
oleh politisi2 sayap kanan dan politisi2 sayap kiri.
   
  mengenai holocaust,...mengapa rekan2 muslim banyak membicarakan-nya? atau apa 
hubungan-nya dengan mereka? padahal secara konspirasi holocaust adalah pristiwa 
pembunuhan yahudi oleh orang kristen. Dengan kata lain nothing to do with 
muslim atau islam.
   
  Mengapa orang yahudi di bunuh oleh orang kristen? ahh...di dunia conspirasi 
selalu ada jawaban-nya dan jawaban-nya selalu logical

  
Manneke Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Hanya manusia buta mata dan buta hati yang bisa menganggap holocaust 
sebagai sejarah fiktif. Apakah karena korbannya orang Yahudi, maka lalu 
dianggap tak pernah terjadi? Dunia sudah semaju ini, ilmu pengetahuan sudah 
secanggih sekarang, masih juga ada orang hidup di zaman batu. 

Kalo holocaust yang bukti dan saksinya bejibun itu saja diragukan kebenaran 
kejadiannya, gimana jadinya dengan "sejarah" nabi-nabi dan Tuhan yang ditulis 
dalam kitab-kitab suci dan nyaris sulit dibuktikan secara faktual kebenarannya 
itu?

manneke

Kirim email ke