Salamudin Daeng Minta Jatam Menyampaikan Maaf Via 10 Koran Nasional Oleh admin <http://www.tambangnews.com/user.php?op=userinfo&uname=admin> Selasa, 13 Maret 2007 17:57:30 [Kirim-kirim] <http://www.tambangnews.com/mod.php?mod=publisher&op=send_article&artid=\ 564> [Print version] <http://www.tambangnews.com/mod.php?mod=publisher&op=printarticle&artid=\ 564> Jakarta, Tambangnews.com.- Gagal meraih kordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM ) Nasional periode 2007 - 2009, Salamuddin Daeng menyiapkan serangan balik.
Pasalnya dalam pemilihan kordinator Jatam di Vila Ratu Bogor 23-27 Pebruari lalu, Daeng merasa dizalimi oleh rivalnya yang tak lain Siti Maimunah. Dalam suratnya tertanggal 9 Maret 2007 yang ditujukan kepada Siti Maimunah, Daeng menyesalkan rumor via SMS yang berkembang sebelum pemilihan kordinator berlangsung. Dalam SMS yang berasal dari ketua Lembaga Olah Hidup (LOH) Sumbawa; Yani sagaroa menyebutkan salah seorang kandidat kordinator dibiayai oleh PT Newmont Nusatenggara (PTNNT). "SMS yang dibacakan di dedepan sidang dalam sesi pemilihan koordinator Jatam 2007 - 2009 tersebut, secara langsung diarahkan kapada diri saya (Salamuddin) . Mengingat saat itu hanya tersisa dua kandidat calon ketua Jatam yaitu Siti Maimunah dan Salamuddin," Tulis daeng kepada Siti Maimunah. Atas dasar insiden yang menggagalkan Salamuddin menjadi kordinator Jatam, serta mempertimbangkan berbagai tanggapan yang berkembang dikalangan aktifis pro demokrasi, baik di tingkat nasional maupun di Nusa Tenggara Barat - NTB menyangkut isi SMS tersebut, maka Daeng mendesak kepada Siti Maimunah untuk melakukan klarifikasi secara resmi kepada seluruh masyarakat Indonesia dan secara khusus kepada seluruh konstituen Jatam. Salamuddin meminta klarifikasi berkaitan dengan pembuktian atas tuduhan yang dilancarkan melalui SMS tersebut. "Jika tuduhan tersebut terbukti benar, maka saya Salamuddin bersedia menerima sangsi baik secara organisasi maupun sangsi secara moral dalam bentuk apapun. Akan tetapi jika tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan kebenarannya, maka saya mendesak saudara Siti Maimunah untuk merehabilitasi nama saya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sedikitnya 10 koran nasional dan mailinglist Jatam," Demikian penutup surat permintaan klarifikasi dari Salamuddin.(tn01) http://www.tambangnews.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=5&ar\ tid=564 <http://www.tambangnews.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=5&a\ rtid=564> [Non-text portions of this message have been removed]
