*Ada 3 Kado Menyakitkan Bagi Nelayan Dari Pemerintah Di Akhir Tahun 2009
*
Wednesday, 30 December 2009 12:00

Dipenghujung tahun 2009 ini ada tiga kado keprihatinan bagi nelayan dan
masyarakat pesisir. Hal itu terungkap dalam acara ‘Refleksi Kelautan
Perikanan 2009 dan Proyeksi 2010’ yang digelar oleh Koalisi Rakyat untuk
Keadilan Perikanan (KIARA), yang dilangsungkan di hotel Cemara jalan Cemara
I Menteng Jakarta Pusat hari ini (30/12).

KIARA mengatakan, bahwa ketiga kado yang dimaksud itu adalah, yang pertama
National Summit. Karena menurut KIARA, 19 butir National Summit program
ekonominya dalam  sektor kelautan dan perikanan bukan kepada nelayan
tradisional melainkan mengarah kepada industri dan investasi. Sehingga hal
itu akan merugikan bagi nelayan tradisioal dan masyarakat pesisir.

Kado yang kedua lanjut KIARA, adalah Copenhagen Accord, sebagai dokumen KTT
iklim ke 15 yang dinilai melemahkan negara kepulauan dan memperparah
kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir.

Sedangkan kado keprihatinan ketiga bagi nelayan dan masyarakat pesisir yang
dimaksud oleh KIARA, adalah pembelian 150 buah mobil mewah yang diperuntukan
buat menteri kabinet Indonesia bersatu (KIB) jilid II yang masing – masing
diperkirakan seharga Rp 1,3 miliar.

KIARA menilai, bahwa Presiden dan Menteri tidak memiliki sensitivitas atas
keprihatinan ekonomi nelayan yang merosot 40 sampai 50 persen ditahun 2009.
KIARA mengatakan, seandainya dana sebesar tersebut dipergunakan untuk
membeli dan membenahi peralatan untuk tangkap ikan bagi nelayan, maka 10
ribu keluarga nelayan dapat menangkap ikan dengan lebih baik.(Toto m)

Sumber:
http://kabarnusantara.com/utama/2788-ada-3-kado-menyakitkan-bagi-nelayan-dari-pemerintah-di-akhir-tahun-2009

----------------------------
Keanekaragaman budaya Indonesia dari satu sisi adalah kekayaan, tetapi dari
sisi lain adalah kerawanan. Sebagai kekayaan, keanekaragaman budaya dapat
menjadi sumber pengembangan budaya hibrida yang kaya dan tangguh, melalui
penyuburan silang budaya. Sebagai kerawanan, keanekaragaman budaya
melemahkan kohesi antarsuku dan pulau.

Berbagi informasi adalah hal terpenting dalam bermasyarakat. Terlebih bagi
nelayan tradisional dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan
pulau-pulau kecil dan masyarakat luas yang tinggal di belahan bumi lainnya.

Kunjungi situs web KIARA di http://www.kiara.or.id. Pastikan Anda adalah
orang yang pertama kali mengetahui perkembangan informasi kelautan dan
perikanan nasional.
----------------------------------------------------

Mida Saragih
Divisi Manajemen Pengetahuan KIARA
[email protected]/ [email protected]

Sekretariat Nasional Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA)
Jl. Tegal Parang Utara No. 43
Mampang, Jakarta 12790
Telp./Faks. +62(0)21 797 0482
Email. [email protected]
Website. www.kiara.or.id


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS

2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , 
http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/

3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota

4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]

5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke