Waaahh seru banget ini mengenai masalah Holocaust, yang tadinya saya tau hanya 
holocaust itu ada (melalui film-film hollywood, cerita dll) menjadi berkurang 
kepercayaan tersebut. Hebat sekali ya holocaust itu sampai bisa menempati 
posisi diatas Yang Maha Kuasa (karena orang boleh tidak percaya dengan adanya 
Tuhan tapi harus mempercayai holocaust!!! ck...ck...ck......) udah gitu, yang 
menghina Nabi Isa dan Miriam tidak dikenakan sanksi apapun tapi meneliti 
holocaust dicap kriminal!! Ini aturan siapa yang buat sih? terus terang saya 
jadi geli sendiri. Kasihan sekali mereka yang membuat UU tersebut, mungkin 
mereka sedang berkuasa di dunia tapi di hari akhir saya ingin liat 
mereka-mereka itu apakah mereka masih sanggup menggunakan kekuasaan yang 
dimilikinya? waallahu'alam....
Saya jadi penasaran ingin juga meneliti keberadaan holocaust tapi banyak 
kendalanya karena saya bukan ahli sejarah dan tidak tau harus cari 
dimana/kemana data-data tentang hal tersebut.


  ----- Original Message ----- 
  From: satriadharma2002 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, March 20, 2007 5:22 AM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Tentang Holocaust dan TKI


  Wah Anda ini tidak baca dan jelas ketinggalan informasi. Undang-
  undang tersebut berlaku di Eropa. Di negara-negara Eropa anda boleh 
  mengkritik atau menghina Yesus, Bunda Maria dan sebagainya, tapi 
  anda tidak boleh mengkritisi Yahudi dan 'Holocaust' nya itu. Jadi 
  orang Jerman tidak boleh meneliti lagi apapun, ya apapun, tentang 
  holocaust ini dan akan dianggap sebagai penjahat. Begitu juga di 
  Perancis. Jadi bayangkan gilanya peraturan tersebut. Sejarah tentang 
  holocaust tidak boleh diteliti kebenarannya padahal banyak hal-hal 
  yang jelas-jelas tidak benar dan sudah diakui kesalahannya (seperti 
  jumlah orang Yahudi yang mati sebanyak 6 juta tersebut yang katanya 
  ternyata hanya sekitar satu atau dua juga saja).

  Setelah melakukan berbagai penelitian, Faurisson, seorang ilmuwan 
  Prancis, menemukan bahwa sejarah mengenai holocaust atau pembunuhan 
  massal enam juta Yahudi oleh Nazi pada Perang Dunia Kedua adalah 
  sebuah fakta sejarah yang sangat diragukan kebenarannya. UU di 
  Perancis menyebutkan bahwa segala bentuk sikap mempertanyakan 
  kebenaran Holocaust dipandang sebagai kejahatan kriminal. Namun, 
  Faurisson adalah ilmuwan yang teguh memegang kebenaran dan keteguhan 
  itu terus dipegangnya sejak puluhan tahun yang lalu. Menurut 
  Faurisson, di Perancis, setiap orang berhak untuk tidak percaya 
  kepadaTuhan, namun dilarang untuk tidak mempercayai Holocaust atau 
  bahkan sekedar meragukannya. 

  Larangan untuk meragukan kebenaran Holocaust diresmikan dalam UU Perancis 
tanggal 13 Juli 1990. Dalam UU itu disebutkan bahwa hukuman bagi orang-orang 
yang meragukan kebenaran Holocaust adalah penjara satu tahun atau denda hingga 
45,000 FrancAkibat keberanian mengungkapkan fakta itu, Faurisson diberhentikan 
dari pekerjaannya. Dia juga dihadapkan ke pengadilan dan dijatuhi hukuman 
penjara. Bukan itu saja, antara tahun 1978 and 1993, Faurisson juga mengalami 
berbagai serangan fisik akibat keberaniannya mempertanyakan kebenaran mitos 
holocaust. Di antara karya tulis Faurisson mengenai masalah ini adalah makalah 
"Kamar Gas Auschwitz Secara Fisik Tidak Mungkin Ada". Menurut Faurisson, 
holocaust memang layak disebut mitos. Mitos adalah kepercayaan terhadap sesuatu 
yang didasarkan kepada ketidaktahuan atau kebodohan, bukan berdasarkan fakta 
empiris.
  Nah! Apakah Anda punya pendapat lain setelah mengetahui fakta ini?

  Salam
  Satria
    

Kirim email ke