Tajuk Kompas hari ini mengangkat sebuah judul DARI MANA MULAI? Redaksi memulai dengan Demo Penumpang KA dan Mnajemen Perkeretaapian Indonesia.
Memang sebuah IRONI. Secara teknis kalo dipikir, KA beroperasi pada JALUR KHUSUS-nya sendiri yang TIDAK DIGANGGU oleh apa pun, bahkan Laulintas kendaraan jalan raya pun sesuai UU-KA HARUS MENGALAH. Secara logika teknis pula, seharusnya TIDAK ADA KENDALA apa pun yg berkaitan dengan hambatan pihak lain dalam pengelolaannya. Tapi ... - kenapa gerbong KA kita sering ANJLOK? - Kenapa Gerbong KA selalu KUMUH? - Kenapa jadual KA TIDAK BISA TEPAT? - kenapa sering terjadi kecelakaan antar`KA? - kenapa naik KA malah WAS-WAS (terutama kalau mau CRASH)? - kenapa Pungli, Calo, Preman masih kental dengan operasi KA kita? - kenapa bisa kalah kompetisi dengan angkutan jalan raya? SEPENUHNYA hal itu memang ada di bawah tanggungjawab MANAJEMEN KA dan MANAJEMEN KEBIJAKAN KA kita. Keliatannya MANAJEMEN KA harus REVOLUSIONER dengan PERUBAHAN MENDASAR! DICARI : MANAJEMEN KA yang PEDULI, TULUS, PROFESIONAL dan REVOLUSIONER! Maspri
