Kita jangan terlalu berkecil hati,

Dulu kita punya Hakim lurus Bapak Hakim Agung Syafiuddin
Kartasasmita (alm) yang dibunuh gara-gara menghukum Tommy.  Hanya
dibutuhkan satu orang untuk menunjukkan pedoman KOMPAS mana arah
yang benar mana arah yang salah, maka seluruh negri akan bergerak
dengan benar.

Hanya kita tidak cukup kuat untuk mengangkatnya menjadi Pahlawan
penegak hukum negara kita, sehingga kita selamanya berada di tengah
kegelapan.

salam,
GG

--- In [email protected], Bambang Soetedjo
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pengadilan kita kan belum 100% adil. Pejabat yang korupsi akan
diperlakukan lebih terhormat dibanding dengan pencuri ayam yang
setiap hari dipaksa kerja rodi untuk para petugas dan para tahanan
senior.
>
>   Salam
>   BS

Kirim email ke