Setuju, resepnya Laks.  Bernard Sondakh beberapa waktu yg lalu...yg nyelundup 
tembak tenggelam...hanya bahasa inilah yg mereka mengerti....
   
  Salam
Kukuh Kumara

wahyu08 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          di kompas Sabtu kemarin pak komandan armabar mengeluhkan tidak adanya
hukuman bagi pemilik kapal/tongkang yg digunakan untuk menyelundupkan
pasir. selama ini yg ditangkap cuma kapten kapal, itupun bbrp hari
kemudian sudah dilepas. menurut saya untuk membuat jera, kapal yang
tertangkap menyelundupkan pasir langsung ditenggelamkan ditempat saja,
nggak perlu dibawa kepinggir segala..soalnya nanti ujung2nya dilepas
juga. Saya yakin nggak bakalan ada yg komplain, kalo ada yg komplain
langsung tangkap aja, berarti dia penyelundupnya.

--- In [email protected], "Agus Hamonangan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Oleh PEPIH NUGRAHA
> http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0703/17/Fokus/3393472.htm
> =====================
> 
> Ironis. Negara tetangga mengeduk besar-besaran pasir laut Indonesia 
> untuk memperluas wilayah negaranya. Di atas wilayah baru hasil 
> reklamasi itu berdiri apartemen, pusat bisnis dan pertokoan, juga 
> resor. Sebagian dari pembangunan fisik yang menggunakan bahan baku 
> utama pasir itu disewa atau dijual kembali kepada orang-orang 
> Indonesia berduit dengan harga mahal. 
> 



         

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke