Tampaknya saya harus minta maaf pada Anda, Bung Steven. jawaban saya terlalu
sinis nadanya, dan memang saat itu saya lagi sebel soal holocaust dan isu
kesetaraan gender di milis ini juga, Rupanya, angin gelapnya nyamber ke Anda
juga. Maka, dengan rendah hati dan tulus, saya mohon maaf kepada Anda. Saya tak
tahu bahwa Anda masih muda (saya sendiri juga ngerasa masih muda), tapi jangan
kecil hati dengan kemudaan itu. Zaman ini orang muda jauh lebih dinamis dan
melek dalam banyak hal kok. Termasuk juga dalam penguasaan atas ilmu
pengetahuan. Jadi, selamat berkiprah terus, dan saya dengan senang hati akan
menemani Anda berdiskusi soal macam-macam hal (tanpa bernada ngamuk-ngamuk, he
he he...).
Peace,
manneke
steven lenakoly <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam,
Justru itu saya yang masih muda belia dan tidak menahu apa-apa meminta petunjuk
sejengkal pengetahuan dengan anda, bung Manneke. Saya bukan tidak percaya
dengan yang anda utarakan tetapi saya tidak pernah cukup dengan jawaban yang
datar dan singkat. Saya ingin jawaban yang komprehensif. Agar pengetahuan saya
tidak singkat-singkat. Kamsia.
Salam,