Ada kemungkin lain juga: 1. Laptop itu dijual lagi, lalu beli lagi yang lebih murah. 2. Chatting di saat sidang dengan "si penunggu" kamar hotel 3. Atau malah lihat film/gambar prono....cilaka Tapi itukan hanya pikiran kotor saya saja. Ngawur!
Mungkin lebih baik, anggota DPR yang ada di FPK bisa menjelaskan soal ini, seperti ibu NK, Mbak Angelina, dll. Beri penjelasan dong. salam Mulyadi cbn <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ketika Adjie Massaid ditanya oleh Tukul semalam tentang LAPTOP semula saya pikir jawabannya akan bernada "tidak setuju" dengan pengadaan Laptop itu. Tapi ternyata jawaban dia bahwa memang Laptop diperlukan untuk menunjang kerja anggota DPR seperti dia. Ya saya tidak kecewa dengan jawabannya bukankah "rambut sama hitam, tapi isi kepala berbeda". Paling nanti laptopnya cuma untuk kirim kirim email selama bersidang daripada dikatain rakyat bahwa anggota DPR ngantuk melulu!!!! Ada ada ajaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
