Bapak/Ibu, TUlisan itu salah satu bentuk penghargaan saya sama TUkul yang udah memberikan penyegaran setiap malam (kecuali weekend) kepada saya. Tidak ada maksud menjelekkannya yang katanya (memang udah jelek...maaf..ikut empat mata). Bayangkan seorang Tukul bisa meng KO berbagai acara talkshow yang hanya menampilkan mimpi dan gaya hidup yng gak jelas. DAn tanpa laptop, sebenarnya Tukul tetap sukses., Tapi dengan laptop, paling tidak menggunakan istilah "kembali ke laptop" tukul akhirnya bisa top dan memberi inspirasi bahwa untuk mau maju kita memang harus meningkatkan kualitas penguasaan kita terhadap data-informasi-dan ilmu pengetahuan. Laptop, sekali lagi hanyalah alat. Disamping itu masak seorang pengamat mencampuradukkan apel sama jeruk, atau rekan saya yang sudah ditarik ke Partai eh..malah gak mbelain anggota dewan.
Itu saja, sebagai sumbang pikiran di tengah carut marut suasana berbangsa. Wassalam, ES --- In [email protected], "cbn" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ada tulisan menarik di Kompas hari senin ini dihalaman 34 dengan judul TUKUL, DPR dan LAPTOP MANIA. > > Mungkin pak AH dapat memunculkannya disini atau bisa saja langsung baca dihalaman tersebut. > > Kita lihat saja komentar rekan rekan semuanya. > > Kasihan Tukul namanya dibawa bawa dalam kasus ini. > > Hardjo > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
