Plus didukung oleh kebijakan pemerintah yang kondusif. Banyak ahli
pertanian tak ada gunanya jika kebijakan di sektor pertanian tidak
bisa menyalurkan mereka. Ujung2nya malah kerja di negara lain, jadi
peneliti atau dosen. Sayang 'kan, sudah lama belajar, menimba ilmu dan
akhirnya dimanfaatkan negara lain.

Dd

27 Mar 2007 01:41:34 -0700, Puput <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>
> setuju ...
>  lebih fokus mencetak tenaga pertanian berikut membekali visi konsisten 
> bekerja di dunia pertanian,
>  so ... nggak perlu lagi impor BERAS ....
>
>  Ppt
>    ----- Original Message -----
>    From: Kartono Mohamad
>    To: [email protected]
>    Sent: Tuesday, March 27, 2007 3:11 AM
>    Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: IPB Jajaki Berdirinya Fakultas 
> Kedokteran
>
>  Daripada memikirkan pendirian fakultas kedokteran, lebih baik IPB
>    mengutamakan peningkatan mutu pendidikan di IPB dulu sehingga dapat menjadi
>    leader" dalam pendidikan ilmu pertanian dan ilmu kedokteran hewan di Asia
>    atau bahkan dunia. Setidaknya dapat tampil dalam The World Best 50
>    Universities. Masalah dokter di indonesia sekarang bukan masalah kuantitas
>    yang urgen, tetapi masalah kualitas dari sejak pendidikan, dan masalah
>    kebijakan pemerintah.
>    KM

Kirim email ke