Rekan-rekan Ysh., terlepas dari semua itu, bisa tidak ya, Laptop yang 20 jt itu diinstalkan program "pengamat rapat" menggunakan webcam built-in yg ada (masak 20jt g ada kameranya), jadi kita2 "rakyat" bisa mengamati setiap peserta rapat yang nongkrong di depat setiap laptop tersebut, bisa lihat apa yang mereka lakukan: tidur, mendengarkan, main game atau apa saja.
Dengan demikian kita bisa langsung memantau kerja mereka. Hasil pengamatan tiap2 orang bisa di-broadcast di YourTube untuk penilaian pada pemilu mendatang. Jadi sudah terlihat siapa-siapa yang bagus kerjanya dan siapa yang tidak. Salam kenal Dudung 26 Mar 2007 22:00:02 -0700, Yuni Anggreini <[EMAIL PROTECTED]>: > > Kalau tidak ada laptop, kinerjanya memble? > Ada jaminan kalau punya laptop kinerjanya jadi optimal 100%? > Kalau memang merasa amat sangat butuh, kan bisa beli pakai gaji sendiri > yang besar itu. Yang harganya kurang dari 10 juta rupiah juga ada. Malas > bayar kontan, ya mencicil saja. > > Sepengetahuan saya, laptop 20-an juta spesifikasinya sudah canggih banget > banget banget, dan IMHO berdasarkan pengalaman kerja, saya pikir yang butuh > spek secanggih itu paling yang pekerjaan berkaitan erat dengan teknologi dan > urusan rancang-merancang. Wakil rakyat paling-paling pakai Microsoft Office, > Adobe Photoshop supaya bisa buka file-file JPG, atau produk-produk sejenis > yang open-source, internet, dan sedikit games penghilang kantuk. Mereka kira > masyarakat lugu sekali ya soal teknologi? > > Hati nurani wakil rakyat sudah mati berkali-kali. Ya urusan naik gaji, > lah, tunjangan ini-itu, studi banding ke luar negeri yang tidak ada hasilnya > (bisa dikerjakan lewat internet gitu lho...), sekarang urusan laptop pula. > Capek banget dirampok sama wakil sendiri. > > > salam, > Yuni > > Deny Sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Tadi pagi saya melihat tanyangan televisi, yang memuat berita tentang Ibu > Angelina Sondakh .... salah satunya memuat tentang laptop ... > Menurut berita itu, beliau termasuk anggota DPR yang menyatakan bahwa Laptop > itu perlu untuk meningkatkan kinerja DPR .... CMIIW .. sayang saya lupa di > acara apa ... > Mungkin itulah jawaban beliau atas lalu lintas pertanyaan kita kepada YANG > TERHORMAT ANGGOTA DPR yang MENJADI ANGGOTA MILIS FPK mengenai Laptop .... > Mudah-mudahan ini tidak mewakili semua anggota DPR yang jadi anggota milis > FPK .... > atau mungkin diam-diam sudah unsubscribe dari milist .... risi dengan > komentar kita-kita. >
