kita ini pakai topeng badut supaya bisa tertawa terus, senyum sama 
atasan, senyum sama customer, berbasa-basi, senyum otomatis, karena 
topengnya badut senyum, di dalam??

kasihan kita ini, ketutup terus, di dalam, terselimuti terus, 
terselubungi kepalsuan.  mau senyum gak asli, mau goyang gak asli, 
mau nangis, gak asli, mau ngomong gak asli, semua yang tampak hanya 
topeng,

hati nurani kita semakin menjauh, terkucilkan...

salam,
GG

--- In [email protected], Godlip Pasaribu 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kenapa harus pakai topeng?  Pakai topeng itu kan
> pilihan, siapa yang maksa?  Sebenarnya kita pakai
> topeng karena kita nggak PD. Dan dengan pakai topeng,
> tidak mungkin kita bisa tulus.  Jadi mari kita
> tanggalkan topeng!  Percayakah anda akan ucapan saya
> ini?  Mungkin tidak, karena saya juga lagi pakai
> topeng.  Salam.
> 
> --- goenardjoadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Kasihan kita ini, pakai topeng badut terus,
> > bagaimana kita bisa
> > bahagia?  bagaimana orang lain mau menerima kita? 
> > akan selalu ada
> > pertanyaan, tuluskah dia?
> > 
> > bisa dipercayakah dia?
> > 
> > benarkah dia?
> > 
> > itulah yang menghambat hidup kita, topeng kita.
> > 
> > salam,
> > GG
>


Kirim email ke