Bung Las
   
  kita ini sudah cape menuliskan concern kita tentang Suharto dan 
kroni-kroninya, bahkan sudah menjadi TAP MPR, tapi nyatanya tidak ada satupun 
harta Suharto yang bisa dikembalikan pada republik, untuk turun berdemo kembali 
kejalan-jalan juga sudah tidak ada energi, bangsa kita sudah kehabisan energi 
untuk mengatakan dan menyuarakan kebenaran, dan orang-orang seperti JK akan 
tetap wara wiri memenuhi panggung politik dan jadi pemimpin bangsa untuk 
sepuluh tahun kedepan, rakyat kecil sudah tidak sanggup lagi berteriak, karena 
perutnya kosong, lapar, jika ada pemilu lagi maka pemilik uang akan kembali 
kepanggung kekuasaan, bergabung dengan para pemimpin yang mahir bermain didunia 
pencitraan, klop sudah keruntuhan repblik, kita cuman jadi bangsa pemaaf dan 
pelupa, dan para koruptor akan tertawa dan mati di kuburkan di taman makam 
pahlawan.
  percayalah kawan itu pasti terjadi dan akan terjadi.
   
  salam
  iwan

Lasma siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Tidak jelas mengapa rekan kita JK memilih bersikap
pro Tommy tanpa memberi penjelasan lengkap.

Cuma dikatakannya uang ini tak bermasalah dan ada di
luar negeri buat dicuci (bukan korupsi)
plus katanya uang ini bukanlah lari tapi malah kembali
ke NKRI dan berguna buat kita....

Kalau seandainya uang ini "bersih" mengapa perlu dicuci
di bank asing?
Mengapa "kembali" ke tanah air-nya lewat cara-cara yang
sedikit mencurigakan (tidak terang-terangan)?

Nampaknya comrade kita JK ini diam-diam masih saja
konco lawas wong Cendana...
Apa yang bisa diharap dari dirinya kalau kita mau tumpas
habis korupsi (kkn)?

Ibu Pertiwi nampaknya masih saja terus hidup dalam derita
dan air mata.
What can we do?
Hello Mr Tommy, all the best deh!
Indonesia ini jelas milik kalian...
Sikat bersih lah bagaikan tak ada hari esok.

Salam
Las.


Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
transfer duit tommy suharto melalui rekening dephukum, klarifikasi jusuf kala 
bahwa duit tommy duit halal, dan akhirnya diendus kejaksaan tinggal sisanya, 
sesungguhnya jika kita semua melek dan tegas bahwa suharto adalah mega koruptor 
dunia maka klarifikasi Jusuf kala dan penggunaan rekening negara untuk transfer 
duit pribadi tidak perlu terjadi, kekayaan suharto dan keluarganya yang 
demikian banyak diperoleh suharto dengan cara tidak wajar melalui keluarnya 
banyak kepres yang menguntungkan bisnis keluarga cendana, tulisan fajroel 
rahman di kompas hari senin 26 maret 2007 sungguh membuka mata kita bahwa 
seharusnya kekayaan yang diperoleh tidak wajar oleh suharto dan kroninya 
dikembalikan dan disita oleh negara, suharto incorporated itu sangat kasat mata 
dan mudah dikenali, namun sayangnya tidak ada yang punya nyali untuk bahkan 
sekedar mengganggu, karena semua pengusaha sekarang yang duduk dipemerintahan 
termasuk JK pernah juga kecipratan fasilitas kemudahan dalam
bisnisnya, sehingga nampak sekali kalo Jk tidak ingin disebut kacang lupa 
kulitnya, dan kian hari kian nampak kalo JK seperti godfather beberapa orang 
bermasalah seperti hamid awaludin, yusril ihza mahendra, edi wiyono (dirut 
pln), gubernur kaltim dll.
sudah jelas kalo transfer duit tommy suharto lewat rekening dephukum dan 
sisanya masih diperebutkan di london hanya sebagian kecil saja dari duit 
suharto incorporated yang dicuri dari republik.

salam
iwan

---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
Don't be flakey. Get Yahoo! Mail for Mobile and 
always stay connected to friends.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke