Dengan demikian, kata Hasyim, reputasi Indonesia di kalangan negara 
berkembang dan negara Islam telah pupus. 
   
  Hasyim ga tahu atau pura-pura ga tahu, bahwa semua negara Timur Tengah 
mendukung terhadap resolusi tersebut. Bahkan Qatar sebagai anggota tidak tetap 
DK PBB mendukung bulat-bulat resolusi yang ditawarkan PBB tanpa prasyarat. 
Sementara Indonesia dan Afrika Selatan mau menyetujui dengan beberapa klausul, 
termasuk membebaskan Timur Tengah dari nuklir. Dan ini nantinya bisa kena pada 
Israel.
   
  Sebagai pemimpin ormas Islam seharusnya bisa lebih bijak memahami politik 
internasional. Jangan main tuduh tanpa data. Cara ini sama dengan membakar 
emosi umat yang justru membodohi umat. Mungkin pernyataan Hasyim ini lebih 
menonjolkan sosoknya sebagai politisi daripada pemimpin ormas Islam terbesar, 
Nahdlatul Ulama. Maklum mantan calon wakil presiden.
   
  salam
   
  raja

                
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke