Pernyataan yang dikeluarkan oleh Bapak Mendiknas, bahwa dagelan tukul yg menertawakan (menjelek2kan diri sendiri) memberikan aspek kemanusiaan, tidak lebih dari sekedar ketakutan mendiknas jika dia harus dijelek2kan atau ditertawakan di acara lainnya...... Dengan kata lain..lebih baik nonton acara yg menjelek2kan acara itu sendiri, dan kita ngak perlu takut untuk di sindir atau dikritik, daripada harus nonton acara lainnya, yg mungkin suatu saat diri kita akan menjadi tokoh sindiran di dalamnya.. ....he3x... _samie_
--- In [email protected], john simon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tidak perlu heran Mas Agus. > Buat masyarakat, "guyonan Srimulatan" ala Tukul adalah obat yang murah untuk sejenak melepaskan diri dari beban hidup yang semakin berat, tanpa harus berkerut dahi terlebih dahulu. > > Salam.
