http://www.kompas.co.id/ver1/Iptek/0703/30/144445.htm
============================

JAKARTA, KCM - Para hacker yang biasanya hanya beredar di "bawah 
tanah" bakal menggelar kembali kopi darat alias berkumpul bersama di 
Jakarta dan membagi ilmunya kepada masyarakat. Salah satu teknik 
menarik yang akan mereka kupas tuntas tahun ini adalah cara menge-
hack ATM bank.

"ATM bank merupakan salah satu fasilitas yang sudah umum dipakai, 
jadi masyarakat juga perlu tahu apakah uang yang mereka simpan di 
bank telah diamankan dengan sebaik mungkin," ujar Anthony Zboralski, 
Chief Technological Officer (CTO) Bellua Asia Pacific, penyedia 
konsultan sistem keamanan informasi, kepada pers di Blackpearl 
Martini Bar & Club di Jakarta, Kamis (29/3). Menurut Anthony, dengan 
mengenalkan teknik-tenik hacking yang sudah banyak digunakan untuk 
menembus sistem keamanan informasi, masyarakat dan perusahaan publik 
diharapkan semakin sadar terhadap pentingnya hal tersebut dan 
meningkatkan tingkat kemanan sistemnya..

Cara yang ditempuh Bellua Asia Pacific memang terdengar radikal. 
Namun, menurut Jim Geovedi, salah satu konsultan Bellua Asia Pacific, 
justru inilah cara para hacker berbagi ilmu. Teknik-teknik hacking 
untuk menembus sistem keamanan informasi selama ini dikuasai 
komunitas bawah tanah termasuk agen intelijen untuk berbagai 
keperluan termasuk hobi dan mengasah kemampuan. Namun, ada oknum-
oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkannya untuk tindak 
kejahatan.

"Jika tidak mengerti bagaimana orang lain menyerang sistem keamanan, 
kita akan terus diserang," imbuh Anthony. Padahal, semakin kompleks 
sistem yang dikelola proses bisnis yang berjalan makin meningkat. 
Sementara, teknik-teknik serangan juga makin kreatif baik untuk 
mencuri informasi, melumpuhkan, atau bahkan merusak sistem.

Nah, informasi-informasi seputar hacking seperti teknik-teknik baru 
yang muncul hingga cara penanganannya akan dibahas tuntas dalam 
Bellua Cyber Security 2007. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara 
tahunan yang sudah digelar Bellua Asia Pacific dan Pacto Convex Ltd. 
sejak tahun 2005 ini akan diisi konferensi, workshop, dan kontes 
hacking serta menghadirkan hacker-hacker lokal maupun dari berbagai 
belahan dunia. Segala aspek yang berkaitan dengan sistem keamanan 
dari aplikasi, sistem, jaringan, operating sistem, serta kasus 
serangan di bank, telepon, Internet, dan jaringan wireless akan 
dibahas tuntas selama 2 hari, 30 dan 31 Oktober 2007 di Hotel Gran 
Melia, Jakarta. Tentu saja, teknik untuk mengamankan sistem dan 
meminimalkan risiko akibat serangan juga dibahas dalam acara ini.

"Kita sangat moderat, tidak akan memberbaiki atau memperburuk citra 
hacker. Tapi kenyataannya ada aktivitas hacking yang terjadi di 
masyarakat. Hal inilah yang harus diketahui publik," kata Jim. 
Menurutnya, hacking sebagai domain ilmu yang harus dikuasai setiap 
orang. Tahun lalu, Jim juga membagi pengalaman dan kemampuannya 
menerobos sistem satelit yang tentu saja tanpa kita ketahui beredar 
di atas kita. Dengan menguasai teknik hacking, setiap orang tahu cara 
melindungi sistemnya dari kemungkinan serangan orang lain.


Penulis: Wah

Kirim email ke