Betulkah pulau-pulau kecil dan pantai-pantai bakal tenggelam? Saya pernah tulis di http://gedehace.blogspot.com/2006/09/pulau-tenggelam-mungkinkah.html
--- In [email protected], "Agus Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0704/03/metro/3426951.htm > ====================== > > Jakarta, Kompas - Pembangunan di Jakarta dan sekitarnya dinilai belum > memihak kepada pelestarian lingkungan. Data dari Badan Pengendalian > Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta, pada tahun ini sedang dibangun > lagi 80 kawasan komersial yang berarti penutupan ruang terbuka hijau. > > "Dengan cara pengelolaan seperti itu, prediksi bahwa Jakarta bakal > tenggelam karena naiknya permukaan laut akibat pemanasan global amat > mungkin terjadi," kata Anggota Kaukus Lingkungan Hidup Jakarta, > Firdaus Cahyadi, Senin (2/4). > > Berdasarkan penelitian dari International Institute for Environment > and Development (Britania) bekerja sama dengan City University of New > York dan Columbia University tahun 2007 yang disebarluaskan oleh > Kaukus Lingkungan Hidup Jakarta, sepersepuluh penduduk bumi atau 634 > juta orang yang tinggal berjarak 10 meter dari pinggir laut akan > tenggelam ketika es di kutub bumi mencair akibat pemanasan global. > > Hampir seluruh DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, dan Banten termasuk > kawasan yang bakal terendam air paling lambat hingga akhir abad ini. > > Air merasuk masuk dipicu makin luasnya penutupan kawasan terbuka > hijau menjadi kawasan komersial yang menyebabkan permukaan tanah > turun dua sentimeter per tahun. Ketika air laut naik, daratan > otomatis terendam. > > Usaha pencegahan yang dilakukan pemerintah saat ini adalah berusaha > mencapai target ruang terbuka hijau (RTH) 30 persen dari seluruh luas > wilayah, dengan menetapkan adanya RTH di setiap kompleks bangunan > atau permukiman. Namun, RTH yang terkotak-kotak ini dipertanyakan > keefektifannya menyerap air dan mengikat tanah. > > Saat ini, 70 persen air hujan langsung mengalir ke laut. Padahal, > idealnya, 40 persen saja dan sisanya diserap tanah. (nel) >
