Saya setuju,
Uranium juga adalah bahan hasil tambang, seperti halnya batubara. Jadi ya
bisa habis juga.
Dan saya mau tambahkan sedikit. SABOTASE bukan hanya berkonotasi "TEROR"
atau kegiatan yang berhubungan dengan teroris.
Korupsi bahan bangunan sehingga menyebabkan kerentanan terhadap bangunan
tersebut juga bisa dikategorikan sebagai SABOTASE.

Apalagi kalau kita mengikuti perkembangan di Indonesia, unsur keselamatan
manusia di negara ini seakan sangat tidak diperhatikan. Yang penting adalah
mengejar keuntungan sebesar-besarnya.
Melihat itu semua, saya pribadi sangat tidak setuju dengan pembangunan PLTN
di negara ini.
Paling tidak, tidak sekarang. Tidak sebelum para pejabat bebas dari korupsi,
semua BUMN bebas dari korupsi, dan faktor keselamatan manusia menjadi
prioritas nomor satu, yang bisa dilihat dari prakteknya pada bidang-bidang
lain, seperti transportasi.
Pembangunan PLTN bukan sarana uji coba apakah kita sanggup atau tidak
memenuhi semua itu. Karena itu sama saja dengan seseorang terjun dari atas
puncak monas untuk membuktikan apakah dia bisa mati atau tidak.

Regards,
Paulus T.

On 4/2/07, bodo_kerlchen <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Rekan-rekan FPK,
> Saya hanya mencoba menggunakan logika .. pengertian SDM disini tentu
> tidak hanya dalam kontex keahlian dan keterampilan ya ? Sebab yang
> ngga kalah pentingnya, faktor manusia yang dapat menunjang
> terjadinya SABOTASE .. masalahnya jadi tidak sederhana lagi bukan ??
> Duluu sekali, di akhir tahun 70 an atau awal 80 an, jauh sebelum
> maraknya "serangan bunuh diri" di bumi ini, negara Jerman Barat yang
> SDM nya begitu perfekt bila dibandingkan kita, mereka meletakkan
> faktor sabotase sebagai salah satu prioritas tertinggi, yang pada
> akhirnya mereka sebagai produsen PLTN (bahkan mungkin yang teraman
> didunia), memutuskan untuk tidak menambah PLTN didalam negerinya
> (tentu disamping itu ada pertimbangan lainnya). Kebutuhan akan
> Listrik, negara tersebut tidak juga tergolong kecil. Kok
> berfungsi ?? Berarti masih ada jalan lain dong !! Bahwa kita wajib
> berfikir dengan lebih cermat, ya sudah pasti lah .. untuk itu kan
> katanya udah banyak ahlinya ??!! Lagi pula, siapa bilang Uranium
> resources nya tidak akan habis, seperti energi-carrier lainnya dari
> fosil ?? Saya pribadi sangat sangat khawatir akan rencana untuk 2016
> ini !!
> Salam,
> Bodo

Kirim email ke