Apa betul analisa anda ??

Kalau menurut sy ,  justru Cina berhasil ,  karena dia nggak terburu buru 
masuk sistim kapitalis... ,

Dia perkuat diri dulu..., kalau perlu bajak dulu  hak cipta orang...

Dalam tirai bambu a la komunisnya .. dia bangun sendi sendi  kemandiriannya..

Sesudah itu baru perlahan lahan , dengan negosiasi cukup ketat buka 
pasarnya...

Sebagi contoh masuknya Care4 disana adalah sesuai dgn jadwal yg sudah di 
notifikasi WTO, dimana sebaliknya tentu Cina mendapat kemudahan masuk pasar 
dunia..

Yang susah dengan sistim kapitalis.. ya ketika  kita mengira kita sudah 
cukup kuat , utk bersaing bebas, padahal bukan itu faktanya.., dan 
tergadailah negaraku.... dan ya jangan harap yang kuat mau adil... mererka 
selalu meng abuse power yg mereka miliki utk kepentingannya ..

Begitujuga India , amat sangat melindungi industri dalam negerinya.. 
sebelum secara perlahan mengiznkan mausk asing dengan amat selektip..



Salam

Haniwar

At 03:05 PM 4/4/2007, you wrote:

>Mengapa mesti alergi dengan sistem kapitalis?
>Perekonomian Cina mengalami pertumbuhan pesat luar
>biasa dalam 20 tahun terakhir adalah karena merangkul
>sistem perekonomian pasar dengan mencampakkan sistem
>ekonomi komunis yang serba diatur birokrasi sehingga
>mematikan daya-karsa dan enterpreneurship, yang sudah
>ditinggalkan di banyak negara karena gagal memberi
>kemakmuran pada rakyat.
>
>Perusahaan-perusahaan raksasa milik negara
>dipecah-pecah dan dijual ke swasta karena semua
>rata-rata berfungsi sebagai badan sosial yang
>beroperasi serampangan, besar pasak daripada tiang,
>dan sering jadi sarang pelaku korupsi. Pekerjaan di
>satu kantor cabang yang seyogianya bisa dikerjakan 20
>orang memiliki 200 pegawai negeri dengan gaji kecil
>yang datang lambat pulang cepat dan kebanyakan hanya
>baca koran.
>
>Seiring dengan itu Cina membuka lebar pintu bagi
>investasi asing yang menjalin usaha patungan dengan
>perusahaan-perusahaan swasta tadi dalam membuka
>lapangan kerja yang memberikan gaji bagus kepada
>karyawannya yang bekerja dengan produktivitas penuh
>pakai komputer.
>
>Langkah baru meninggalkan sistem komunis ini mengikuti
>semboyan Deng Xiaoping: "Tidak peduli kucing putih
>atau kucing hitam, yang penting menangkap tikus". Jadi
>kalau sistem perekonomian pasar dapat menciptakan
>kemakmuran lebih cepat dan lebih mantap, mengapa bukan
>itu yang ditempuh.

Kirim email ke