Tambahan : Sama juga dengan tv Indosiar tadi malam acara hitam-
putih, wajah pelaku tidak disamarkan walaupun hostnya disamarkan.
--- In [email protected], Mariana Amiruddin 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> This is a forwarded message
> ===8<==============Original message text===============
> kawan2 milis yang baik,
> 
> kemarin aku sempet liat Topik Pagi yang  ditayangkan oleh ANTV.  
dalam program khususnya  ANTV investigasi, saat itu menguak masalah 
prostitusi didaerah Subang Jabar. dimana anak usia ABG dieksploitasi 
orang tua mereka untuk mencari uang dengan menjadi PSK. nah dalam 
investigasi ini secara terang-terangkan diperlihatkan mereka (anak 
sebagai korban, orang tua dan termasuk kru dari ANTV sendiri yang 
berlagak sebagai pelanggan) tanpa ada penutup muka atau wajah, 
pakaian, atau suara yang disamarkan. betapa privasi mereka sebagai 
korban sangat tidak dipertimbangkan. hingga mereka harus menjadi 
korban berikutnya dari media. tanpa bermaksud membanding-bandingkan 
dengan televisi lainnya mana yang baik dan tidak, kalo aku liat di 
TRANS TV diliputan investigasi, mereka begitu memperhatikan ini baik 
wajah, pakaian, suara bahkan hostnya pun disamarkan hingga sulit 
untuk dikenali.
> uuntuk pemerintah Subang, mohon agar masalah prostitusi ini diberi 
perhatian dan segera ditangani karena menyangkut generasi muda 
negeri ini. karena menurut berita ini pemerintah belum ada respon 
yang maksimal. di Kampung ini terdapat 30 - 40 keluarga yang 
melakukan hal serupa, meskipun ini dilakukan atas pengawasan orang 
tua (kebanyakan dilakukan dirumah sendiri) namun ini sudah bisa 
dibilang perdagangan anak. dan kini tidak hanya wilayah Jabar saja 
yang jadi pelanggan tapi sudah meluas dari luar kota jabar pun 
datang hanya untuk melampiaskan nafsu sesaat ini.
> 
> salam solidaritas,
> tami
>


Kirim email ke