Setuju Pak....namun sayangnya hal itu saat ini menjadi hal yang langka, saking langkanya sampai-sampai sosok seperti itu dianggap barang antik kalo ngak dibilang gendheng....
Disatu sisi saya setuju dengan jalan pikirannya calon nara sumber KopDar FPK Pak.Manneke (ini menurut penalaran saya lo Pak'e...kalo saya salah nalar, aku ojo dimarahin yo..) mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang..kaya MQ nya aa gym ya...he he he. Disisi yang lain nya lagi saya percaya dengan Alm.Bung Harry Roesli, bahwa Perubahan itu Pasti akan datang hanya soal waktu saja. Wassalam, Suhaimi ----- Original Message ----- From: walsuparmo To: [email protected] Sent: Friday, April 06, 2007 1:14 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Mahasiswa Indonesia Juara Dunia Salam, Yang harus dikasi selamat dan menjadi tumpuan harapan sebagai pendekar hukum bukan soal OTAK tetapi MENTAL. Otak2 cemerlang seperti Prof Supomo,Moh.Yamin,Hasairin,Djokosutono,Yap Thiam Hin, dsb tetap abadi karena mentalnya tinggi.Sebaliknya sekarang sebenarnya juga banyak otak yang cemerlang dikalangan HAKIM,JAKSA dan PENGACARA tetapi mentalnya BOBROK.Maksud tulisan ini adalah:Untuk menjadi PENDEKAR hukum tidak perlu otak yang cemerlang tetap mental yang cemerlang. Wasalam, Wal Suparmo
