Dear Seto,

Kang Eep tidak memberi kesimpulan atau konfirmasi pada
judul, seolah seluruh tulisan itu mengkonfirmasi
judul. Gaya dialektika yang disampaikan pada judul dan
isi bahasannya, justeru membuka DUA POSISI DUALISTIS
interpretatif dan alternatif kepada SBY. Satu bentuk
"DESCREPANCY" dalam diri SBY: di satu pihak, SBY
sedang membangun KEKUATAN dengan "keLEMAH-LEMBUT-an"
dalam menghadapi para TIM SUKSES yang, suka tidak
suka, kenyataannya telah membantu menghantar SBY-JK
sukses dalam PILPRES menuju kursi kekuasaan.
"Ke-LEMAH-(Lembut)-AN dalam menghadapi para TIM SUKSES
dalam kasus yang mendiskreditkan SBY sekalipun, SBY
menjaga POSISI aman dengan mereka. Itulah yang
membuat, meskipun tampak lemah dalam ketegasan,
KEDALAM (KABINET) SBY membentuk kekuatan.

Di pihak lain, Kang Eep mau mengatakan, dalam apa yang
tampaknya sebagai kekuatan itu - bobot muatan judul
pada pandangan pertama - penulis mengakhirinya dengan
ingin mengatakan "That's your bomb time, Mr
President!" Ia, SBY (JK) "...sedang melakukan sesuatu
yang salah secara baik!"

Itulah interpretasi saya. Kalau, "kak Seto" :) memberi
tafsir berbeda, kita akan tanya Kang Eep.

wassalam,

berthy b rahawarin


--- Tri Handoko Seto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> lho, tadi saya waktu baca justru menganggap itu
> adalah kesimpulannya. itulah sby. bukan begitu? 
> 
>

Kirim email ke