Saya kira terlalu berlebihan bila kita berprasangka Pak Inu ingin mencari 
popularitas. Bahwa kini ia menjadi amat popoler, itu adalah ekses dari 
kejujuran dan kberaniannya beliau yang patut kita apresiasi. Prasangka 
popularitas hanya membuat kita terjebak dengan logika hiburan (logic of 
entertainment). melihat tragedi dan kekerasan di IPDN tidak lebih sebagai 
sebuah hiburan yang pada gilirannya membuat seseorang menjadi populer dalam 
prasangka kita. Padahal, bila kita cermati tayangan2 amatir mengenai kekerasaan 
dan kegigihan beliau untuk mengungkapkannya secara terbuka dan ingin mengakhir 
bntuk2 kekerasan tersebut, sebtulnya telah membuat kita terhenyak dan akhirnya 
melihat ini sebagai sebuah peristtiwa dengan logika compassion/berbela rasa. 
Itu saja komentar saya.  

steven lenakoly <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Salam,

Satu pertanyaan muncul. Kalau tahu dari dulu seperti itu kenapa baru sekarang 
melapor? numpang terkenal ya pak....???

Salam hangat,
Steven

Kirim email ke