Tindakan pengasapan (fogging) hanya bermanfaat u/membunuh nyamuknya. Hal ini
mengindikasikan bahwa upaya dilakukan ketika sudah datang peristiwa sakit
(DB/DBD), padahal dalam masalah penyakit yg terkait lingkungan aspek promotif
dan pencegahan akan jauh lebih efektif. Tindakan nyata dari kedua aspek
tersebut yaitu memberikan pendidikan kesehatan yg berlangsung sebelum ada
pperistiwa sakit itu sendiri, khususnya ttg DB/DBD, kepada masyarakat dan
membunuh jentik2 nyamuknya dengan abate. Nah, penggunaan abate inilah yang
perlu diyakinkan/diajarkan kepada masyarakat.
Bantuan dalam bentuk pengobatan gratis sangatlah high cost dan tidak akan
menyelesaikan masalah secara tuntas. Selain itu, jika masalah yg sama terus
menerus terjadi kepada kita namun kita hanya menggunakan pendekatan ataupun
intervensi yg sama maka itu dapat dikatakan kita tidak pernah atau malas
beleaar dari pengalaman sebelumnya.
Sayangnya, upaya pencegahan ini memang kalah populis dibandingkan dengan
upaya kuratif seperti pemberian pengbatan gratis bagi pasien yg sudah terkena
DB/DBD. Belum lagi sifat promotif dan preventif yg tidak seperti makan cabe,
yg langsung terasa pedas alias langsung terlihat hasilnya, maka meyukarkan bagi
pembesar negeri u/mengambil pilihan ini. Ini masalah visi dalam mengelola
persalan kesehatan bagi pemegang tanggung jawab tersebut.
ED
---------------------------------
Expecting? Get great news right away with email Auto-Check.
Try the Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]