KOMPAS/Jumat, 13 April 2007 Pembangunan DKI Harus
Dilanjutkan
Program Antargubernur Masih Semaunya Sendiri
jakarta, kompas - Gubernur yang akan terpilih dalam pilkada mendatang
diharapkan dapat meneruskan program pembangunan yang sudah dirintis Gubernur
DKI Jakarta saat ini. Ketidakberlanjutan pembangunan saat pergantian gubernur
merupakan penyebab tidak selesainya beberapa persoalan klasik Jakarta.
Demikian diungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta 1992- 1997 Soerjadi Soedirja
dalam diskusi terbatas tentang pilkada DKI di Harian Kompas Jalan Palmerah
Selatan, Jakarta, Kamis (12/4). Masalah perkotaan Jakarta, seperti banjir,
kemacetan, dan pengangguran, kata Soerjadi, membutuhkan pembangunan yang
berkelanjutan bertahun-tahun sehingga harus dilakukan dalam masa kepemimpinan
gubernur yang berbeda. Masalahnya, gubernur yang baru sering enggan meneruskan
program pembangunan yang sudah dimulai gubernur sebelumnya. "Perlu gubernur
yang berjiwa besar untuk meneruskan program pembangunan yang baik dari gubernur
sebelumnya. Jangan hanya mencari uang dengan menciptakan proyek baru
dan melupakan program lama. Tanpa pembangunan berkelanjutan, masalah-masalah
utama Jakarta sulit diatasi," kata Soerjadi. Soerjadi mencontohkan, pada masa
pemerintahannya, pihaknya mempertahankan ratusan hektar lahan di Jakarta Utara
sebagai kawasan limpasan air. Kini, kawasan Jakarta Utara, seperti Kelapa
Gading, sudah banyak berubah menjadi mal. Belum mampu Sementara itu,
pengamat perkotaan dari Pusat Studi Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (UI),
Bianpoen, dalam kesempatan yang sama mengatakan, selama puluhan tahun, belum
ada satu gubernur pun yang dianggap mampu menelurkan kebijakan mengatasi
berbagai masalah di DKI Jakarta. Tumpang tindih kebijakan yang terjadi setiap
pergantian gubernur memperkeruh masalah. Sosiolog dari UI, Prof Dr Tamrin
Amal Tomagola, mengatakan, saat ini DKI Jakarta membutuhkan pemimpin yang mampu
berpikir rasional dan membumi. Pemimpin yang mampu memetakan akar permasalahan
dan menentukan prioritas masalah yang harus ditangani.
(eca/nel)
---------------------------------
It's here! Your new message!
Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
[Non-text portions of this message have been removed]