http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0704/13/Politikhukum/3447667.htm
============================

Jakarta, Kompas - Pada saat tuntutan terhadap media di era global ini
meningkat, ternyata kualitas media dan jurnalis justru menurun.
Kondisi menyedihkan ini dapat dilihat dari berita yang disampaikan
media, yang lebih banyak memperlihatkan konflik dan kekerasan.
Padahal, kalangan media idealnya dapat menampilkan informasi yang
dibutuhkan masyarakat. 

Demikian pemikiran yang disampaikan Sekretaris Jenderal Asian Media
Information and Communication Center Singapura Dr Indrajit Banerjee
dalam kuliah umum Dunia Praktis dan Pendidikan Jurnalis pada abad
ke-21 di Jakarta, Kamis (12/4). Kuliah umum yang diselenggarakan The
Habibie Center ini juga menghadirkan Ninok Leksono dari Kompas Cyber
Media sebagai pembicara. "Peran jurnalis untuk melayani kebutuhan
informasi masyarakat dan menstimulasi asas demokrasi sering kali tidak
dilakukan," ujar Indrajit. 

Indrajit melihat, budaya penurunan kualitas jurnalis ini tidak hanya
di Asia, tetapi juga terjadi di Amerika dan negara Eropa, seperti
Inggris. 

"Kita menyaksikan bagaimana sikap media dalam perang gurun yang
digelar Amerika, memang setelah itu mendapat kritik tajam, tetapi
perang sudah berakhir," lanjut Indrajit yang mengakui bahwa perubahan
kualitas media dan jurnalis juga dipengaruhi oleh tekanan pasar,
kemajuan teknologi informasi, dan politik. "Di negara berkembang,
tidak jarang pemerintah melakukan kontrol terhadap media," ujarnya. 

Intelektual 

Tentang lembaga pendidikan jurnalis, menurut Indrajit, lebih banyak
diberikan pelatihan pembuatan berita dan proses mencari berita. Namun,
idealnya seorang jurnalis bukan sekadar pembuat berita, tetapi juga
seorang intelektual yang bisa menguasai persoalan, mempunyai keahlian
analisis, dan punya kemampuan memberikan pendidikan pada masyarakat. 

Ninok Leksono mengakui, perusahaan media memang lebih senang
memberikan pelatihan jurnalis sendiri dibandingkan memberikan
pelatihan menguasai suatu bidang keilmuan yang memakan waktu panjang.
(mam) 


Kirim email ke