Daku sebagai individu mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya duta 
Indonesia, Partahi di US.

Daku sebagai individu juga ingin sedikit bertanya...kenapa ketika sodara 
Partahi meninggal, menjadi headline di surat kabar dan televisi, bahkan pak 
mentri pendidikan pun turut mencoba membantu memulangkan jenazah bang 
Partahi....tetapi, para TKW yang ada di LN yang meninggal tidak jelas atau pun 
mengalami kekerasan seksual tidak terlalu terekspose dan tidak banyak pihak 
yang peduli akan nasib sodara2 TKW kita di LN.

Mohon maaf, mungkin jadi out of context, tapi daku hanya pingin....tolong, 
pemerintah dan juga bapak ibu di lembaga tinggi negara juga turut memperhatikan 
duta bangsa yang lain yang banyak mengadu nasib di negeri orang.

Salam,
Thomas

Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  
http://www.kompas.co.id/ver1/Internasional/0704/18/064059.htm
 ===========================
 
 NEW YORK, SELASA--Warga Negara Indonesia yang menjadi korban massal
 penembakan di Universitas Virginia Tech, Amerika Serikat, Minggu
 (16/4), diketahui sebagai Partahi Mamora Haloman Lombantoruan (34) dan
 jenazah mahasiswa S3 Teknik Sipil-Virginia Tech itu akan segera
 diterbangkan ke Jakarta, ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan
 KBRI-Washington DC, Harris Iskandar. 
 
 Harris ketika dihubungi Selasa siang masih berada tempat kejadian,
 yaitu di kota Blacksburg, sekitar 390 kilometer dari Washington,
 menunggu proses pemeriksaan jenazah oleh pihak berwenang setempat.
  
 "Kami harapkan jenazahnya segera selesai diperiksa dan setelah itu
 jasat korban sudah bisa dibawa ke rumah duka untuk dibalsem dan
 diterbangkan ke Jakarta," ujarnya. Diperkirakan pemeriksaan jenazah
 Partahi sudah selesai dilakukan paling lambat esok hari sementara
 pemulangan jenazah ke Jakarta kemungkinan dapat dilakukan dalam dua
 atau tiga hari mendatang.
  
 "Pesawatnya belum ditentukan. Tapi hal itu bukan masalah," kata
 Harris.     "Pihak keluarga sudah diberi tahu dan mereka menginginkan
 agar jenazah dipulangkan ke Jakarta," tambahnya. Menurut Harris,
 Partahi yang sedang menjalani studi program S3 di Virginia Tech itu,
 sehari-harinya tinggal di penginapan sekitar kampus di kota Blacksburg. 
 
 Secara keseluruhan, 16 mahasiwa tercatat tengah menempuh pendidikan di
 Universitas Virginia sementara di kota Blacksburg sendiri terdapat
 sekitar 26.000 orang mahasiswa. 
 
 Tewasnya Partahi dalam penembakan di kampus Virginia Tech terjadi dua
 hari menjelang pria Batak itu merayakan ulang tahunnya yang ke-35.
 Partahi lahir pada 26 April 1972. 
 
 Penembakan di kampus Virginia Tech itu sendiri menewaskan 33 orang,
 termasuk pelaku penembakan. Menurut pihak kepolisian, dilakukan oleh
 mahasiswa asal Korea Selatan bernama Cho Seung-hui (23) yang mengambil
 studi Bahasa Inggris. (ANTARA/AWE)
 
 
     
                       

       
---------------------------------
 Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for 
your freeaccount today.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke