Hari ini Kompas di halaman 1 ("Sultan ke Kancah Nasional")mengulas 40.000 warga
Yogya memberi dukungan penuh pada Ngarso Dalem Sultan HB X.
Saya rasa akan lebih banyak lagi, bisa jutaan orang, yang akan memberi dukungan
kepada beliau, bila beliau dicalonkan sebagai RI-1.
Salam.
----- Original Message ----
From: Totot <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, April 18, 2007 7:01:29 PM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Isyarat Kearifan dari Yogyakarta-Si_Andi
Bung Sonraity, terima kasih atas penjelasan anda.
Saya sendiri sampai sekarang masih ragu2 bung,
tentang makna dan fungsi sebuah daerah yg dikatakan
Istimewa itu seperti apa, lebih2 setelah ada otonomi
daerah sekarang ini. Semua daerah menjadi sama
dan punya kekuasaan utk mengatur/kelola daerahnya.
Mengenai apa yg diagendakan oleh Pemerintah RI dgn
pemegang kekuasaan admin di Yogya yg selalu Sultan
ini, saya sendiri masih cari2 informasi, sejauh mana hal
ini merisaukan pemerintah RI, Sri Sultan, maupun
para kawula Yogya. Semoga saya bisa dapat dgn lengkap
dan akurat ya bung.
Mengenai cagar budaya, saya kira dalam konteks pelestarian
kebudayaan, ini sangat mungkin dilakukan di Yogya. Karena
pada dasarnya kebudayaan di Yogya sangat2 dijaga oleh
warganya, dgn semangat mengabdi.
Tapi jika dikoneksikan dgn agenda pemerintah thd DIY,
wah ya bisa repot nanti, kita cuma punya simbol sultan dgn
segala tata cara keratonan, tanpa tahu buat apa dan mau digimanain.
Semoga kekuatiran kita ttg Yogya tidak separah itu ya bung.
Saya sendiri kemaren pas ke Yogya, sangat2 kaget dgn
bentangan panel2 raksasa berlampu yg isinya jualan dan
jualan benda2 duniawi melulu.... cape deh ngeliatnya!
salam,
totot