Press Release
   
   
  PELUNCURAN SEPEKAN AKSI PENDIDIKAN (SAP) 2007
   
  PENDIDIKAN ADALAH HAK ASASI MANUSI
  JOIN UP EDUCATION HUMAN RIGHTS NOW!
   
   
  Peluncuran Sepekan Aksi Pendidikan (SAP) 2007 oleh E-Net for Justice 
Indonesia merupakan bagian dari aksi global organisasi-organisasi yang peduli 
terhadap isu  Education for All (EFA) atau Pendidikan untuk Semua (PUS) di 
seluruh dunia.  SAP merupakan aksi yang diadakan untuk mengingatkan masyarakat 
dan pemerintah tentang adanya kesepakatan internasional untuk mencapai target 
PUS sebelum tahun 2015. Secara rutin, SAP dilakukan pada setiap bulan April 
dengan tema yang berbeda-beda. SAP 2007 kali ini bertemakan JOIN UP EDUCATION 
RIGHTS NOW ! (Bergabunglah dalam Pendidikan sebagai Hak asasi Manusia, 
sekarang). 
   
  SAP ini diinisiasi oleh Global Campign on Education (GCE) sebagai sebuah 
jaringan internasional yang memiliki kegiatan utama melakukan kampanye untuk 
pencapaian target-target EFA di seluruh dunia. Jaringan ini beranggotakan 
jaringan-jaringan regional dan nasional yang juga peduli terhadap isu 
pendidikan di wilayahnya masing-masing dimana E-Net for Justice Indonesia 
merupakan salah satu anggotanya.  
   
  Pada tahun 2007 ini, secara khusus E-Net for Justice Indonesia 
mengkampanyekan isu spesifik yaitu “Hak Pendidikan untuk Kaum Pengungsi” 
sebagai bagian dari tema besar SAP yaitu “Pendidikan adalah Hak Asasi Manusia”. 
 Tema ini dipilih karena saat ini jumlah pengungsi di berbagai daerah di 
Indonesia akibat konflik, bencana alam maupun sebab lainnya terus bertambah 
tapi tidak mendapatkan perhatian yang cukup.  Kasus paling aktual saat ini 
adalah bencana lumpur Lapindo yang menyebabkan masyarakat setempat harus hidup 
di pengungsian.  Data terakhir menunjukkan jumlah pengungsi korban lumpur 
Lapindo ini mencapai sekitar 2.632 rumah tangga atau 8.802 jiwa, termasuk 1.092 
balita dan anak-anak usia sekolah.  Sementara itu berdasarkan catatan Dinas 
Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, lumpur Lapindo telah menenggelamkan 37 gedung 
sekolah dari taman kanak-kanak sampai SMA, baik negeri maupun swasta yang 
menyebabkan lebih dari 70 persen siswa pindah sekolah.  Hak anak-anak di 
pengungsian
 ini untuk mendapatkan pendidikan layak baik dalam hal fasilitas, materi maupun 
proses menjadi terabaikan.  Untuk itu, Sepekan Aksi Pendidikan 2007 digunakan 
sebagai media untuk menuntut tanggung jawab Negara dalam memenuhi hak 
pendidikan bagi warga negara Indonesia terutama para pengungsi yang jumlahnya 
semakin meningkat di Indonesia.
   
  SAP 2007 ini sendiri akan berlangsung dari tanggal 24 April sampai 6 Mei 2007 
di 11 wilayah di Indonesia yaitu:
    
   Wilayah Aceh. Tema yang diangkat adalah “Pendidikan adalah Hak Asasi 
Manusia”, dikoordinir oleh KAPAL Perempuan Aceh.  
   Wilayah Sumatera Utara.  Diikuti oleh 5 organisasi dan dikoordinir oleh 
Institut Perempuan Desa. Tema yang diangkat adalah “Pendidikan untuk Kelompok 
Marginal Perempuan”.  
   Wilayah Bengkulu. Tema yang diangkat adalah “Hak Pendidikan untuk 
Perempuan”, dikoordinir oleh YASVA, Bengkulu  
   Wilayah Jakarta. Tema yang diangkat adalah “Pendidikan adalah Hak Asasi 
Manusia”, diikuti oleh 23 organisasi dan dikoordinir oleh KAPAL Perempuan.  
   Wilayah Bogor.        Tema yang diangkat adalah “Pendidikan untuk 
Anak-anak”, yang dikoordinir oleh Baca Bogor  
   Wilayah Yogyakarta.          Tema yang diangkat adalah “Pendidikan dan 
Pekerja Rumah Tangga (PRT)”, dikoordinir oleh Rumpun Tjut Nyak Dien, Yogyakarta 
 
   Wilayah Jawa Tengah. Tema yang diangkat adalah “Hak Pendidikan untuk 
Anak-anak di Pedesaan”, dikoordinir oleh JKPM Wonosobo.    
   Wilayah Jawa Timur.  Tema yang diangkat adalah “Hak Pendidikan untuk 
Pengungsi”,  diikuti oleh 15 organisasi dan dikoordinir oleh KPS2K, Jatim.    
   Wilayah Nusa Tenggara Barat. Tema yang diangkat adalah “Hak Pendidikan untuk 
Anak-anak Marginal, dikoordinir oleh LBA Masmiroh.    
   Wilayah Sulawesi Utara.  Tema yang diangkat adalah “Pendidikan dan Kekerasan 
terhadap Anak”, diikuti oleh 2 organisasi dan dikoordinir oleh PILAR Perempuan, 
Sulut.    
   Wilayah Papua. Tema yang diangkat adalah “Pendidikan untuk Anak-anak 
Masyarakat Adat”, dikoordinir oleh Conservation International Indonesia.  
  Kegiatan SAP di 11 wilayah ini mencakup a) pengumpulan data berupa tulisan, 
foto-foto dan kasus yang berkaitan dengan pelanggaran hak atas pendidikan, b) 
pameran keliling, c) hearing dengan para pengambil kebijakan, d) talkshow di 
media; e) diskusi terbatas tentang pendidikan dan f) aksi bersama membentuk 
“Rantai Manusia” sebagai simbol menuntut pemenuhan komitmen pemerintah atas 
pendidikan warganegaranya. 
   
  Sepekan Aksi Pendidikan 2007 ini merupakan aksi berkesinambungan dari 
masyarakat sipil untuk terus mengkampanyekan hak-hak pendidikan yang selama ini 
masih belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dalam rangka 
pencapaian EFA dan Millenium Development Goals pada tahun 2015.
   
   
  Sidoarjo, 24 April 2007
   
  Education Network for Justice Indonesia 
  Jaringan SAP untuk Wilayah Aceh: KAPAL Perempuan Aceh,
  Jaringan SAP untuk Wilayah Sumatera Utara: IPD, PESADA, PerPUS, APD, LKPD
  Jaringan SAP untuk Wilayah Bengkulu: YASVA
  Jaringan SAP untuk Wilayah Jakarta: Agora, Aliansi Perempuan Demokrat 
Indonesia, Arus Pelangi, Asppuk Seknas, ECOSOC, Gema Perempuan, Operata, 
Migrant Care, ISCO, INFID, KAPAL Perempuan, Kerlip, KPI Seknas, Komnas 
Perempuan, Kelompok Studi Mahasiswa Unas, LP3ES, PPSW Jakarta, PEKKA, Sanggar 
Anak AKAR, Sekolah Perempuan Ciliwung, Sekolah Perempuan Kampung Jati, Sekitar 
Kita, Rahima
  Jaringan SAP untuk Wilayah Jawa Tengah: JKPM Wonosobo
  Jaringan SAP untuk Wilayah Yogyakarta: Rumpun Tjut Nyak Dhien Yogjakarta
  Jaringan SAP untuk Wilayah Jawa Timur: KPS2K Jatim, Savy Amira, P3A, 
Wandimas, Wahana Visi Indonesia, Save the Children, KPPD, Yayasan Alit, Lemlit 
Unesa, Resound Centre, Lakspedam NU Jatim, Kappuk Pasuruan, masyarakat korban 
lumpur lapindo, Pondok kasih, ComDev Sampoerna
  Jaringan SAP untuk Wilayah Nusa Tenggara Barat : LBA Masmiroh
  Jaringan SAP untuk Wilayah Sulawesi Utara : Pilar Perempuan, Bintang Laut
  Jaringan SAP untuk Wilayah Papua: Conservation International Indonesia
   
  Contact person:
  1.            Firdaus                                       : 0818944921
  2.            Iva Hasanah                               : 08123509149
  3.            Sri Endras Iswarini (Rini)           : 081586312665
  4.            Yanti Muchtar                             : 08129347374
  5.            Yekti Wakhyuni                          : 081316311158
  Gambaran kegiatan kampanye SAP 2007 "Pendidikan  adalah Hak Asasi Manusia"    
  Kegiatan SAP 2007 ini dilakukan dari tanggal 24 April hingga 6 Mei 2007.  
Kegiatan-kegiatan tersebut adalah sebagai berikut: 
  1.   Kompilasi arsip "Pelanggaran Hak Asasi pendidikan"
  Arsip ini merupakan kumpulan data tentang pelanggaran hak asasi pendidikan 
yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.  Arsip ini juga memuat 
tulisan-tulisan kesaksian sebagai bagian dari keprihatinan mendalam kelompok 
masyarakat terhadap pendidikan yang dialami.  Arsip juga dapat berupa data 
statistik, foto-foto, video, ataupun surat-surat yang ditujukan kepada 
pemerintah. Arsip ini akan dikirimkan kepada Presiden RI dengan surat pengantar 
yang berisi desakan perbaikan situasi pendidikan di Indonesia Selain itu arsip 
ini juga akan diberikan kepada para pengambil kebijakan atau politisi/partai 
politik agar memberikan perhatian lebih serius terhadap situasi pendidikan 
Indonesia. 
  Kegiatan pengumpulan tulisan untuk arsip ini dilakukan dari tanggal 6-24 
April 2007.  Sedangkan proses kompilasi dilakukan di masing-masing koordinator 
wilayah dan dikirimkan ke Seknas E-net di Surabaya untuk kemudian diberikan 
pada Presiden. 
   
  2.          Dengar pendapat dengan pengambil kebijakan lokal
  Dengar pendapat dilakukan dengan Departemen Pendidikan Nasional, Kementerian 
Pemberdayaan Perempuan, Komisi X DPR RI dan Komisi E DPRD masing-masing 
propinsi serta pengambil kebijakan lainnya.  Dalam dengar pendapat ini, 
anak-anak, pelajar dewasa, para guru, organisasi, kelompok masyarakat, sekolah 
perempuan ataupun masyarakat luas dapat mempresentasikan arsip mereka kepada 
para pengambil kebijakan. Mereka nantinya dianjurkan untuk bergabung dalam 
”rantai manusia” yang lebih panjang agar komitmen memenuhi hak atas pendidikan 
tercapai. Dengar pendapat dijadwalkan dilakukan sejak tanggal 26 April-15 Mei 
2007. 
   
  3.          Talkshow 
   
  Talkshow ini akan diselenggarakan di beberapa media seperti radio dan 
televisi.  Talkshow akan menjadi bagian dari kampanye yang cukup efektif agar 
dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Talkshow ini akan membahas tentang 
arsip pelanggaran hak asasi pendidikan. Tetapi diharapkan juga akan banyak 
partisipasi dari masyarakat untuk memberikan input, data dan kesaksian 
pelanggaran hak asasi pendidikan.  Hasil dari talkshow ini akan memperkaya 
data-data yang akan diberikan kepada pengambil kebijakan. 
   
  4.          Aksi “Rantai Manusia” pada tanggal 2 Mei 2007
   
  Aksi ini akan diikuti oleh anak-anak, para guru, dan anggota masyarakat untuk 
bergabung dalam ‘Join Up!’ melalui rantai manusia di pusat-pusat kota 
masing-masing. Rantai manusia merupakan simbol bahwa semua pihak harus 
mendukung adanya pemenuhan hak asasi manusia atas pendidikan. Dalam aksi ini 
juga akan dilakukan Happening Art tentang Pendidikan dan akan diakhiri dengan 
tuntutan kepada pemerintah untuk mengambil tindakan konkrit sepanjang tahun 
2007 guna memastikan bahwa para pemimpin akan memenuhi komitmen untuk mencapai 
sasaran EFA.

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke