Laporan Wartawan Kompas Andy Riza Hidayat
http://www.kompas.co.id/ver1/Dikbud/0704/25/183828.htm
============================

MEDAN, KOMPAS - Dalam kunjungan ke Medan, Rabu (25/4), di hari kedua
ujian nasional SMP, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo
menilai secara umum pelaksanaan UN berjalan baik. Hanya saja, saat
meninjau SMPN 2 Medan, Bambang menyita nasi bungkus di meja ruang
ujian. Menurut dia, tidak semestinya penjaga ujian makan pada saat
ujian berlangsung. 

"Ada dua nasi bungkus yang saya sita di ruang ujian. Sebaiknya kalau
penjaga ujian makan silahkan setelah atau sebelum ujian berlangsung.
Jadi tidak mengganggu peserta," kata Bambang.

Penjaga ujian di dua ruangan SMPN 2 Medan hanya terperangah melihat
aksi Bambang. Dua bungkus yang disita itupun diletakkan di luar ruang
ujian oleh rombongan menteri yang menunggu di luar ruang ujian.

Bambang menuturkan, tidak ada target dalam ujian nasional kali ini.
Menurut dia, hal terpenting sekarang ini ujian bisa berjalan sesuai
peraturan. "Pemerintah sama sekali tidak ada target. Sebagai alat
untuk mengukur mutu, ujian nasional harus dilakukan sesuai dengan
peraturan dan jujur. Ujian nasional, kata dia, bukan sekadar melihat
nilai, melainkan untuk mengukur kejujuran seseorang.

Usai mendampingi menteri, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Taroni Hia
mengatakan pelaksanaan ujian di Sumut secara umum berjalan baik.
Target kelulusan ujian SMP tahun 2007 kali ini lebih dari 95 persen
dari 228.472 siswa SMP dan sederajat. Sebelumnya, 2006, tingkat
kelulusan di Sumut 95 presen dari seluruh peserta. 

Taroni optimistis, target itu tercapai karena tahapan kurikulum sudah
dicapai di sebagian besar sekolah. Hal itu masih ditunjang dengan
kegiatan ekstra kurikuler yang mendukung peningkatan mutu pendidikan.
"Saya kira peserta sekarang lebih siap dibanding dengan tahun
sebelumnya," kata dia.




Kirim email ke