Pak Daeng Ruslie tak perlu minta maaf. Kita sama-sama prihatin kok. Kalo ada
segelintir preman seperti itu di Makassar, tak mungkin menimpakan dosanya
kepada semua orang Makassar. Namun, memang kebrutalan anak-anak UMI ini sudah
sangat mendesak untuk diakhiri. Dalam hal ini, yang punya posisi strategis
untuk bertindak adalah orang-orang Makassar sendiri, karena yang menjadi korban
kebrutalan mereka ya orang Makassar juga.
Apa sebaiknya UMI diusulkan untuk dibekukan dulu, kaya usulan terhadap IPDN
itu? Kalo para pimpinan universitasnya tak sanggup ngatur isi rumahnya, ya tak
layaklah mereka memimpin. Rumah itu juga tak layak dibiarkan terbuka dan
berdiri karena hanya akan menyusahkan tetangga-tetangganya saja.
Yang saya ngeri, anak-anak ini nanti kalau lulus dan terjun kemasyarakat akan
jadi apa, ya?
manneke
muhruslee <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
mohon maaf kalo kalo berita ini membuat kami, yang asal Makassar agak
emosional...
Naudzubillah, kemana gerangan sensitifitas mahasiswa UMI/Makassar itu
sampai melakukan tindakan brutal seperti itu?
Mereka yang kebetulan beratribut mahasiswa universitas MUSLIM itu,
gak layak mendapatkan status MAHASISWA dan MUSLIM secara apa yang
mereka lakukan jauh dari idealisasi nilai keMAHASISWAan dan
keISLAMan. Otak mereka hanya penuh dengan kebencian, kebrutalan dan
semuanya bermuara pada satu kata KEBODOHAN! Tidak ada toleransi dalam
kebiadaban ini, seharusnya nilai-nilai yang mereka emban saat
berdemonstrasi membela hak-hak masyarakat juga diimplementasikan
secara nyata dalam kehidupan real nya, bukan hanya jargon kosong dan
cuap-cuap demi popularitas di depan kamera TV atau di media cetak.
MEMALUKAN!
STOP DEMONSTRASI MAHASISWA ANARKIS !
Dalam ranah bugis makassar, dalam hati setiap manusia bugis selalu
ada jargon mali siparappe rebba sipatokkong malilu sipakainge (hanyut
saling membantu, jatuh sama membangkitkan, khilaf saling
mengingatkan) yang teramat luhur, namun ternoda oleh tingkah brutal
mahasiswa ini. Saya khawatir bahwa status kemahasiswaan mereka itu
tidak valid, jangan sampai bahwa itu hanya sekedar tercantum dalam
Kartu Mahasiswa nya namun tak paham apa sesungguhnya nilai yang
mereka emban, amanah, dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Kami, beberapa blogger Makassar juga teramat mengutuk kejadian
memalukan ini...
beberapa postingan senada disuarakan oleh blogger;
- http://blognya-deen.blogspot.com/2007/04/pagi-ini-dapet-lagi-imel-
miris-berita.html
- http://www.i-rara.com/2007/04/25/mahasiswa-really/
- http://selayar.blogspot.com/2007/04/umi-juga-bisa.html
- http://eko-prawiro-blog.blogspot.com/2007/04/umi-menunjukkan-
kebodohan-nya-lagi.html
- http://kapakhitam.blogspirit.com/archive/2007/04/24/sensifitas.html
- http://tayuang.blogspot.com/
- http://noertika.wordpress.com/2007/04/25/demonstrasi-mahasiswa-umi-
dan-sensitifitas-kita/
rusle
---------------------------------
Be smarter than spam. See how smart SpamGuard is at giving junk email the boot
with the All-new Yahoo! Mail
[Non-text portions of this message have been removed]