Oya, jangan lupa. Mendampingi selebritis buat LBH APIK dan LSM perempuan lainnya adalah salah satu media efektif untuk mengangkat kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan begitu pula KDRT. Kalau perempuan miskin yang mengalami KDRT, seperti Deny bilang, gak menarik utk dipublikasikan, kecuali nanti, kalau sudah jadi angka yang dahsyat, sebagaimana dipublikasikan oleh Komnas Perempuan tiap tahunnya, baru media memuatnya.
Dewi On 4/25/07, firdaus cahyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalopun masyarakat umum ga tahu bahwa LBH Apik telah melakukan pendampingan > thd perempuan dari kelompok miskin berarti kampanye dari lembaga itu bisa > diakatakan gagal dong..ini mungkin dapat dijadikan bahan introspeksi buat > kawan2 aktivis LBH Apik.. > > Deny Sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Setuju Mbak Binny, > Nambahin saja, tentunya LBH APIK juga melakukan advokasi terhadap > wanita-wanita lain yang memerlukan bantuannya. Saya percaya bahwa lebih > banyak klien LBH APIK yang merupakan orang biasa daripada selebritis. > Namun bagi media massa pembelaan LBH terhadap orang biasa kurang menarik > untuk ditulis sebagai berita daripada pembelaan LBH terhadap orang terkenal. > > DS
