Bu Laura, Untuk telpon di Indonesia yach gitu deh. Pak Onno tiap hari kasih seminar sampe berbusa-busa tentang bagaimana teknologi sekarang memungkinkan kita semua untuk bisa berkomunikasi dengan sangat-sangat murah. Teknologi yang sama dengan teknologi yang dipakai oleh para provider (termasuk yang promosi fren soal telpon murah ke luar negeri) itu untuk menangguk keuntungan setinggi-tingginya.
Buat semuanya, kalau mau coba telpon gratis gratis ke luar negeri, silahkan coba buka ke http://www.voipstunt.com (gak promosi yah). Yang penting punya koneksi internet yang cukup (dial up belon pernah coba), trus punya headset atau earphone / speaker dan mic. Maka bisa mencoba fiturnya telpon gratis ke landline (PSTN) di negara-negara tertentu. Tapi memang mesti registrasi dulu, biar dapat userid. Dan jatah telpon gratisnya 300 minutes per week. Kalau perlu lebih ya mesti bayar lah. Tapi bisa dibandingin sama tarif telpon rumahnya telkom ajah masih jauh jauh lebih murah. Regards, Paulus T. nb. Semoga aja ada petinggi telkom yang ikut FPK, biar pada sadar diri kalau udah culas sama bangsa sendiri. On 4/30/07, Laura <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ngomong soal Fren gue baru beli nih. Jadi Fren itu 1 jam ngomong nonstop > memang Rp. 2000 saja tapiiiiiii..... (Tapinya bikin bete ne) Untuk 1 menit > pertama kena charge sekitar Rp. 1000, menit kedua Rp. 600 rupiah baru > setelah menit ke-3 kena 5 rupiah per-detik. Mohon di konfirmasi lagi soal > biaya menit 1 & 2 ya. Pokoknya Fren mulai murah setelah menit 3. > > Terus 1 lagi ya, 1 kantor pada beli Fren semua dengan keyakinan > (sebetulnya si bos yang paling yakin) kalau telepon keluar negeri bakal > murah buangettt! Cuma Rp. 1000 / 30 detik! Jadilah kemarin > berbondong-bondong kita disuru kompakan pake Fren semua karena dianggapnya > semi cdma yang paling murah, bisa keluar negeri dan dipakai sesama Fren > murah. Makanya si bos ga mau tahu semua harus punya Fren. > > Kebetulan lagi ada promo yang Rp. 388 + Nomor tapi bukan yang disuntik. > Ada akrtunya sih. Kita semua beli paket itu. Nahhhh hariiiii iniiii saya mau > pakai ke australia karena katanya Rp. 1000/30 detik toh? Pulsa perdana masih > ada Rp. 10.000. Harusnya bisa untuk telepon 5 menit kan? Ternyataaaaa... > muncul suara operator yang mengingatkan bahwa panggilan ke australia ini > hanya bisa bertahan paling lama 50 detik saja! Apa pasal?? Yang Rp. 1000/30 > detik itu mesti pakai Internet Protokol. Jadi mesti teken 0161 apa ya kalau > ga salah. Nah teken aku teken deh nomor itu dulu + kode area dan nomor > tujuan. tunggu punya tunggu sampai 30 detik kok tidak bereaksi ya??? > Ternyataaaaaaa... paket HP yang Rp. 388.000 tidak ada > internetnyaaaaaaaaaa! Kalau mau dipakai keluar negeri mau mruah pakai yang > Harganya Rp. 700.000,-. Iklan ... iklan.... Cape deeeeee. > > > > -Laura- > [Non-text portions of this message have been removed]
