Rekan-rekan FPK,

Jangan kaget bila satu bulan kemudian harga BBM Pertamax/Shell/
Petronas terus merambat naik karena jenis BBM ini tidak disubsidi 
Pemerintah sehingga harganya mengikuti harga pasar bensin dunia yang 
sedang kekurangan kapasitas kilang minyak.

Bulan Juni-Agustus adalah Summer Time, saat di mana warga AS berlomba-
lomba menghabiskan liburan musim panasnya dengan cara mengendarai 
mobil-mobil mereka secara jarak jauh. Permintaan akan bensin mencapai 
puncaknya pada masa ini. Tanggal 1 Mei saja harga Pertamax sudah 
mencapai 6050 rupiah. Bayangkan saja berapa harganya saat bulan Juni-
Agustus nanti.

Keadaan seperti ini diperkirakan bakal bertahan selama 2 tahun. 
Silakan lihat di : http://money.cnn.com/2007/04/17/news/economy/
refineries/index.htm

Kapasitas produksi kilang minyak Indonesia sudah tidak mencukupi 
kebutuhan BBM dalam negri. Indonesia impor BBM sebanyak 600 ribu 
barel per hari. Datanya bisa dilihat di :
http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2007/01/12/brk,20070112-
91123,id.html

Per 1 Juni Harga Pertamax naik? Get used to it...

Best Regards,
Rudyanto


--- In [email protected], "Agus 
Hamonangan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mbak Dian (Calon Komisioner Komnas HAM)
> 
> Sayang sekali saya tidak punya SK nya,  pagi tadi saya beli pertamax
> Plus di SPBU Pertamina harga sudah naik menjadi Rp. 6350/Liter.
> 
> Salam,
> 
> AH
> 
> --- In [email protected], "Dian Kartika Sari"
> <dian@> wrote:
> >
> > Mas Agus, yang baik  
> > Punya SK Direktur Pemasaran dan Niara PT Pertamina tidak ? 
> > 
> > Bagi dong. 
> > Ada yang sedikit aneh menurutku. 
> > Kenaikan BBM biasanya dengan Inpres (Instruksi Presiden) atau 
Kepres 
> > kenaikan BBM ini menjadi ranah pemerintah, 
> > karena BBM ini menyangkut hajat hidup orang banyak.
> > 
> > Kok kali ini kenaikan BBM diputuskan dengan SK PT Pertamina. 
> > Apa dasar hukumnya ya .....
> > 
> > 
> > dian
>


Kirim email ke